Mei 13, 2026
Headline Kabupaten Manokwari Pemerintahan Pendidikan

Komitmen Pendidikan Gratis Digenjot, Wabup Manokwari Pastikan Guru Tetap Mengajar dan Siswa Lanjut ke SMA

0-0x0-0-0#

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Pemerintah Kabupaten Manokwari menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk menjalankan janji kampanye di sektor pendidikan secara bertahap pada tahun 2026.

Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengatakan pemerintah daerah bersama bupati tetap konsisten merealisasikan program prioritas, khususnya di bidang pendidikan.

“Tahun ini bupati bersama kita semua sudah berkomitmen menjalankan janji kampanye kita, dan itu tetap berjalan. Kita juga bersyukur, Puji Tuhan, dari provinsi ikut terlibat membantu pendidikan, khususnya di tingkat SMA,” ujar Mugiyono, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, meskipun pengelolaan SMA berada di bawah kewenangan provinsi, Pemerintah Provinsi Papua Barat turut berkontribusi dalam mendukung pendidikan di Manokwari.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Barat dan jajaran Dinas Pendidikan Provinsi atas dukungan tersebut, termasuk dalam program bantuan pendidikan seperti pakaian sekolah gratis.

“Kita ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dan Kepala Dinas Provinsi yang membantu pendidikan. Program pakaian gratis memang sempat tertunda karena ada beberapa hal yang harus diselesaikan, tetapi tahun ini harus sudah dijalankan,” tegasnya.

Selain itu, Mugiyono memastikan tidak ada tenaga pengajar yang dirumahkan meskipun terdapat penyesuaian dalam sistem rekrutmen.

“Kami memastikan seluruh guru tetap mendapatkan haknya untuk mengajar di tempat masing-masing. Bahkan di beberapa titik masih kekurangan guru,” katanya.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Manokwari juga akan melakukan pemantauan langsung pelaksanaan ujian tingkat SMP yang dimulai pada Senin pekan depan.

Pemantauan tersebut akan dilakukan bersama Bupati Manokwari sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan.

“Kami akan turun langsung memantau pelaksanaan ujian, sekaligus berdiskusi dengan kepala sekolah, guru, dan siswa terkait kondisi di lapangan,” ujarnya.

Mugiyono menekankan pentingnya keberlanjutan pendidikan bagi siswa, khususnya setelah lulus dari jenjang SMP.

Ia berharap tidak ada siswa yang berhenti sekolah karena faktor ekonomi maupun lingkungan keluarga.

“Harapan kita mereka yang lulus SMP bisa lanjut ke SMA. Jangan sampai berhenti karena faktor keluarga atau lainnya. Pemerintah daerah dan provinsi sudah ikut intervensi untuk meringankan beban pendidikan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti masih adanya siswa yang tidak mengikuti ujian karena kurangnya perhatian dari orang tua.

“Kadang sekolah sampai mendatangi rumah siswa agar ikut ujian, tetapi orang tuanya tidak tahu anaknya ada di mana. Kalau tidak ikut ujian, kemungkinan besar tidak bisa lulus. Tapi kalau hadir, peluang melanjutkan pendidikan pasti ada,” pungkasnya.(JP13).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *