Headline Pemerintahan Pemrov Papua Barat Pendidikan Uncategorized
Beranda » Berita » Anggota DPRP, Aloysius Siep Soroti Proses Seleksi Penerimaan IPDN di Papua Barat

Anggota DPRP, Aloysius Siep Soroti Proses Seleksi Penerimaan IPDN di Papua Barat

JEJAKPAPUA.COM,MANOKWARI –Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPRPB), Aloysius Siep, menyoroti proses seleksi penerimaan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang tengah berlangsung di Papua Barat.

Aloysius menegaskan, kuota seleksi tersebut seharusnya sepenuhnya diberikan bagi Orang Asli Papua (OAP).

Menurutnya, setiap tahapan tes IPDN yang digelar di Papua Barat wajib mengutamakan putra-putri daerah.

Ia menyayangkan jika masih ada peserta dari luar Papua yang mencoba mengambil bagian dalam seleksi tersebut.

“Berikan kesempatan kepada orang Papua juga untuk mengambil bagian dan bersekolah di IPDN. Untuk pendatang, jangan ikut seleksi di sini, tahu diri saja,” kata Aloysius siep saat diwawancarai wartawan di Amban, Manokwari, Minggu (17/8/2025).

Yosias Saroy Resmi Daftar Calon Ketua KONI Papua Barat, Bawa Dukungan 24 Cabor dan 2 KONI Kabupaten

Aloysius menambahkan, seleksi IPDN diselenggarakan di seluruh provinsi di Indonesia.Karena itu, Non-OAP diharapkan mengikuti seleksi di daerah asal masing-masing.

Sebagai wakil rakyat, ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Papua, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) OAP.

Dirinya juga mendorong Pemerintah Provinsi Papua Barat, khususnya Gubernur, agar lebih tegas dalam mengawal kebijakan afirmasi bagi OAP di sektor pendidikan, terutama jalur birokrasi pemerintahan.

“Masuk IPDN adalah kesempatan besar, karena lulusannya mendapat Nomor Induk Pegawai (NIP) dan langsung berada di jalur ASN golongan IIIA. Ini peluang nyata bagi anak-anak Papua yang harus kita perjuangkan bersama,” jelasnya.

Dengan adanya seleksi berbasis Provinsi, Aloysius berharap kuota Papua Barat benar-benar diberikan kepada masyarakat asli Papua agar bisa berperan aktif dalam pemerintahan serta pembangunan daerah ke depan.

Musprov KONI Papua Barat Dijadwalkan 17 September, Hak Suara Cabor dan KONI Kabupaten Masih Diverifikasi