JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Yosias Saroy resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat.
Pendaftaran dilakukan dengan membawa dukungan dari 24 cabang olahraga (cabor) dan dua KONI kabupaten, Senin (14/9/2026).
Yosias bersama tim pemenangannya menyerahkan berkas pencalonan kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Papua Barat.
Usai menyerahkan berkas, Yosias menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan cabor, KONI kabupaten, tim pemenangan dan para pendukung yang telah memberikan dukungan dalam proses pencalonannya.
“Kami datang untuk memperkenalkan diri sekaligus menyerahkan berkas pendaftaran. Terima kasih kepada seluruh bapak, ibu, saudara-saudara dan teman-teman pimpinan cabang olahraga yang telah memberikan dukungan,” ujar Yosias.
Ketua Tim Pemenangan Yosias Saroy, Yohanis Momot, memastikan seluruh persyaratan pencalonan telah dilengkapi dan diserahkan kepada TPP.
Ia menyebut pencalonan Yosias mendapat dukungan dari KONI Kabupaten Pegunungan Arfak dan KONI Kabupaten Manokwari Selatan.
Dukungan tersebut juga datang dari 24 cabang olahraga yang disebut aktif di KONI Papua Barat.
“Kami bersyukur hari ini telah menyelesaikan pendaftaran bakal calon Ketua Umum atas nama Bapak Yosias Saroy dengan baik. Seluruh berkas persyaratan juga sudah kami lengkapi dan diterima oleh tim penjaringan,” kata Yohanis.
Menurutnya, setelah seluruh bakal calon mendaftarkan diri, dokumen akan menjalani tahapan verifikasi oleh TPP.
Hasil verifikasi dijadwalkan diumumkan pada Rabu untuk menentukan bakal calon yang memenuhi persyaratan dan berhak mengikuti Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) KONI Papua Barat.
“Kami tinggal menunggu hasil verifikasi dari TPP. Sesuai tahapan, hasilnya akan diumumkan pada Rabu, kemudian bakal calon yang lolos akan mengikuti Musprovlub pada Kamis,” ujarnya.
Sementara itu, Yosias meminta seluruh pendukungnya tetap menjaga ketertiban dan kekompakan setelah proses pendaftaran selesai.
Ia mengingatkan agar seluruh pihak menghormati tahapan pemilihan yang telah ditetapkan dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya Musprovlub.
Yosias juga meminta para pendukung tetap berada dalam satu komando sembari menunggu hasil verifikasi TPP.
“Tidak ada lagi gerakan tambahan. Kita menjaga ketertiban sampai kembali ke tempat masing-masing. Tugas kita sudah selesai, selanjutnya kita tunggu hasilnya,” kata Yosias.
Musprovlub KONI Papua Barat menjadi tahapan penting untuk menentukan kepemimpinan KONI Papua Barat periode mendatang.
Seluruh bakal calon yang memenuhi persyaratan berdasarkan hasil verifikasi TPP nantinya akan mengikuti proses pemilihan dalam Musprovlub tersebut. (JP13).








