JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam 2026 guna pengamanan Hari Raya Idul Fitri, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pianemo Polda Papua Barat itu dipimpin langsung Kapolda Papua Barat dan dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari yang diwakili, Wakapolda Papua Barat, Kabinda Papua Barat yang diwakili, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat yang diwakili, Kepala BNN Papua Barat yang diwakili, unsur Forkopimda Papua Barat, serta para Pejabat Utama Polda Papua Barat.
Rakor Linsek tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait guna memastikan pengamanan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar.
Operasi Ketupat merupakan operasi nasional lintas sektoral yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia setiap menjelang perayaan Idul Fitri.
Dalam paparannya, dijelaskan bahwa Operasi Ketupat Mansinam 2026 tidak hanya berfokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik, tetapi juga pelayanan serta pengamanan kegiatan ibadah masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk sejak awal Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.
Sejumlah objek vital menjadi perhatian dalam operasi ini, di antaranya rumah ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, bandara, pelabuhan, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, hingga tempat wisata.
Tercatat puluhan titik pengamanan yang menjadi fokus aparat, meliputi 41 masjid, 139 pusat perbelanjaan, 111 terminal, delapan bandara, delapan lokasi pelaksanaan salat Id, 12 tempat wisata, serta tujuh pelabuhan di wilayah Papua Barat.
Untuk mendukung pelaksanaan operasi, sebanyak 909 personel gabungan akan diterjunkan, terdiri dari 291 personel Polda Papua Barat, 301 personel jajaran Polres, serta 317 personel dari instansi terkait.
Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di berbagai titik pengamanan dan pelayanan masyarakat.
Dalam Operasi Ketupat Mansinam 2026 juga akan didirikan sembilan Pos Pengamanan (Pos Pam), empat Pos Pelayanan (Pos Yan), serta 12 Pos Terpadu yang tersebar di lokasi strategis, khususnya di jalur mobilitas masyarakat dan titik keramaian.
Selain pengamanan lalu lintas, operasi ini juga menitikberatkan pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pengamanan rumah ibadah, pengawasan distribusi bahan pokok, serta pencegahan potensi gangguan keamanan seperti kejahatan jalanan dan peredaran narkoba.
Melalui Rakor Linsek ini diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam 2026 berjalan optimal.
Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan Operasi Ketupat 2026 difokuskan pada pengamanan arus mudik, arus balik, serta pelayanan ibadah masyarakat selama Ramadan.
“Polri menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk mulai dari Ramadan hingga Idul Fitri,” ujarnya.
Ia berharap melalui sinergi seluruh pihak, masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan selama menjalankan ibadah hingga merayakan Hari Raya Idul Fitri di Papua Barat.(JP13/rls)


