Maret 2, 2026
Headline Kabupaten Pegunungan Arfak Pemerintahan

‎Honorer Kabupaten Pegunungan Arfak Keluhkan Gaji Triwulan III Belum Dibayar, Minta Kepastian dari Pemda

0-0x0-0-0#

JEJAKPAPUA.COM, MANOKWARI – Para tenaga honorer di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) kembali menyuarakan harapan kepada pemerintah daerah agar segera merealisasikan pembayaran gaji triwulan ketiga (Juli–September 2025) yang hingga kini belum diterima.‎‎

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Honorer Kabupaten Pegunungan Arfak Maikel Saiba yang juga mewakili seluruh honorer di 10 distrik dan 166 kampung di Kabupaten Pegunungan Arfak.

‎‎Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas pembayaran gaji triwulan pertama dan kedua, namun berharap agar hak para honorer untuk triwulan ketiga segera disalurkan.‎‎

“Kami menyampaikan terima kasih karena gaji triwulan pertama dan kedua sudah kami terima. Namun, untuk triwulan ketiga, seharusnya kami terima bulan Oktober ini, tapi sudah lewat,” ujarnya, Kamis (17/10/2025).‎‎

Ia menegaskan, keterlambatan pembayaran gaji dapat berdampak pada kesejahteraan honorer yang selama ini tetap bekerja melayani masyarakat.

‎‎Karena itu, pihaknya berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah agar hak pegawai honorer tidak tertunda hingga tahun depan.

‎‎“Kami berharap pemerintah daerah Kabupaten Pegunungan Arfak segera melihat dan menindaklanjuti gaji kami di triwulan ketiga. Jangan sampai menumpuk dan tertunda ke tahun 2026,” tegasnya.‎‎

Menurutnya, gaji triwulan keempat dijadwalkan akan diterima pada bulan Desember 2025. Karena itu, ia meminta agar pembayaran triwulan ketiga tidak digabungkan agar tidak terjadi penumpukan beban keuangan di akhir tahun.‎‎

“Untuk triwulan keempat, kami pastikan akan diterima bulan Desember nanti. Tapi untuk triwulan ketiga, mohon agar segera dibayarkan supaya tidak tumpuk dengan triwulan keempat,” katanya.

‎‎Maikel juga menekankan pentingnya perhatian dari Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pegunungan Arfak agar segera menindaklanjuti hal ini.‎‎

“Kami percaya pemerintah daerah punya kepedulian terhadap kami tenaga honorer yang sudah bekerja di lapangan. Karena itu, kami mohon perhatian dari pimpinan daerah agar gaji triwulan ketiga segera direalisasikan,” tambahnya.‎‎

Selain menyampaikan aspirasi terkait gaji, ia juga mengajak seluruh tenaga honorer di 166 kampung dan 10 distrik untuk tetap tenang, menjaga komunikasi yang baik, serta terus bekerja dengan semangat sambil menunggu realisasi dari pemerintah daerah.‎‎

“Untuk kita semua warga honorer yang ada di 10 distrik dan 166 kampung mari kita tetap sabar dan kompak. Kita sampaikan aspirasi dengan cara yang bermartabat, sambil menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah,” ujarnya menutup.‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *