Maret 18, 2026
DPR Papua Barat Headline Kabupaten Teluk Wondama Uncategorized

Jalan Wasior–Aisandami Rusak Berat, DPRPB Desak Pemprov Papua Barat Segera Bertindak

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Anggota DPR Papua Barat (DPRPB) Komisi IV yang membidangi infrastruktur, Asri, meminta Pemerintah Provinsi Papua Barat memberikan perhatian serius terhadap kondisi ruas jalan Wasior–Aisandami di Kabupaten Teluk Wondama yang saat ini mengalami kerusakan berat.

Politisi yang juga mantan Anggota DPRK Teluk Wondama itu menegaskan dirinya akan terus mendorong agar ruas jalan berstatus jalan provinsi tersebut segera ditingkatkan demi kelancaran mobilitas masyarakat.

“Asri berharap Pemprov Papua Barat memberi perhatian khusus terhadap ruas jalan Wasior-Aisandami yang kondisinya sudah rusak berat dan sangat mempengaruhi aktivitas masyarakat,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, ruas jalan sepanjang kurang lebih 35 kilometer tersebut mengalami banyak kerusakan di berbagai titik, sehingga menghambat akses masyarakat dari Distrik Teluk Duairi menuju pusat Kabupaten Teluk Wondama di Wasior.

Akibat kondisi jalan yang memprihatinkan itu, perjalanan masyarakat menjadi tidak aman dan memakan waktu lebih lama. Bahkan, berdasarkan data yang dihimpun, sejak tahun 2021 tercatat sedikitnya tiga orang meninggal dunia akibat kecelakaan di jalur tersebut.

“Jadi sudah barang pasti saya akan mendorong agar sesegera mungkin diselesaikan persoalan akses jalan yang belum baik ini sehingga tidak lagi menghambat mobilisasi masyarakat dari Wasior ke Teluk Duairi,” tegasnya.

Sebagai putra daerah yang lama tinggal di Teluk Wondama, Asri mengaku memiliki tanggung jawab moral sekaligus tanggung jawab sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses infrastruktur jalan.

Ia menilai keberadaan jalan Wasior–Aisandami–Yopanggar memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama sektor pariwisata di Distrik Teluk Duairi yang memiliki potensi wisata menjanjikan.

“Kalau jalan ini sudah diperbaiki tentu akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu kami berharap semua pemangku kepentingan, khususnya Dinas PUPR, melihat urgensi ini agar segera dianggarkan dalam APBD,” katanya.

Asri mengungkapkan, Komisi IV DPRPB sebelumnya telah menggelar rapat bersama Dinas PUPR Provinsi Papua Barat, termasuk membahas kondisi ruas jalan Wasior–Aisandami.

Dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan dua jembatan pada ruas jalan tersebut yang telah dikerjakan pada tahun sebelumnya namun hingga kini belum rampung.

Ia memastikan aspirasi masyarakat akan kembali disuarakan dalam berbagai forum DPRPB, termasuk rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas PUPR dan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

“Tapi insya Allah di tahun ini sudah ada anggaran untuk menyelesaikan dua jembatan tersebut. Informasi dari kunjungan ini akan menjadi masukan yang kami sampaikan saat RDP dengan Dinas PU dan Pemprov Papua Barat,” ujar Sekretaris DPW PPP Papua Barat itu.

Sementara itu, Kepala Distrik Teluk Duairi, Samuel Aitoinuri, sebelumnya juga telah berulang kali menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak parah.

Menurutnya, selama ini warga terpaksa melakukan perbaikan secara swadaya, terutama di titik-titik jalan yang membahayakan pengendara.

Salah satu lokasi rawan kecelakaan berada di kawasan Gunung Botak, dekat pantai wisata Rowor, yang memiliki tanjakan dan turunan tajam. Di titik tersebut telah beberapa kali terjadi kecelakaan hingga menelan korban jiwa.

Karena itu, masyarakat sangat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi agar perbaikan jalan dapat segera direalisasikan.

Perbaikan akses jalan tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendesak, tidak hanya untuk keselamatan pengguna jalan, tetapi juga untuk membuka konektivitas wilayah serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Teluk Wondama.(JP13).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *