JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat bersama KPU Provinsi Papua Barat Daya siap menggelar Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan berlangsung mulai tanggal 19 Januari hingga tanggal 1 April 2026.
Kegiatan ini dipusatkan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat.
Latsar CPNS tersebut diikuti oleh peserta dari KPU tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Kegiatan ini menjadi tahapan wajib yang harus diikuti CPNS sebelum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh.
Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk karakter, profesionalisme, serta kompetensi dasar CPNS sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan, dan perekat bangsa.

Materi yang diberikan meliputi bela negara, nilai-nilai dasar ASN Ber-AKHLAK, etika dan disiplin pegawai, serta peran ASN dalam mewujudkan Smart Governance.
Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan metode blended learning, yaitu kombinasi pembelajaran klasikal dan non-klasikal.
Kepala BPSDM Provinsi Papua Barat, Jainab Uswanas, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan KPU Papua Barat dan Papua Barat Daya dalam pelaksanaan Latsar CPNS di BPSDM Papua Barat.
Ia berharap seluruh CPNS yang mengikuti pelatihan dapat menyelesaikan proses Latsar dengan baik dan mampu beradaptasi serta bekerja secara profesional di unit kerja masing-masing setelah kembali bertugas.
“Semua peserta akan mengikuti pendidikan dan pelatihan yang diisi oleh para widyaiswara serta tim dan panitia. Kami berharap seluruh peserta yang hadir hari ini dapat berhasil, dan setelah kembali ke kantor masing-masing, mampu bekerja dengan baik,” ujarnya.
Jumlah peserta Latsar CPNS kali ini tercatat sebanyak 78 orang, terdiri dari 42 CPNS asal Papua Barat dan 36 CPNS asal Papua Barat Daya.
Peserta berasal dari seluruh kabupaten/kota di kedua provinsi tersebut.
Sementara itu, Sekretaris KPU Provinsi Papua Barat, Michael Motte, menyampaikan terima kasih kepada BPSDM Provinsi Papua Barat atas dukungan dan fasilitasi dalam pelaksanaan Latsar CPNS gabungan ini.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan Latsar CPNS ini merupakan hasil koordinasi antara KPU Papua Barat dan KPU Papua Barat Daya.
Mengingat Papua Barat merupakan provinsi induk, maka pelaksanaan Latsar dilakukan secara terintegrasi di BPSDM Papua Barat.
“Secara keseluruhan ada sekitar 78 CPNS yang mengikuti Latsar di BPSDM Papua Barat. Peserta berasal dari KPU provinsi hingga kabupaten/kota di Papua Barat dan Papua Barat Daya,” jelasnya.
Menurutnya, para peserta akan dididik langsung oleh Badan Diklat Provinsi Papua Barat dengan tenaga pengajar yang terdiri dari dosen dan widyaiswara profesional.
Materi yang diberikan mencakup etika, disiplin pegawai, serta pemahaman tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur penyelenggara pemilu.
“Harapan kami, apa yang mereka dapatkan selama Latsar ini dapat diterapkan saat kembali bekerja di KPU masing-masing, sehingga mereka sudah memahami apa yang harus dilakukan sebagai ASN,” pungkasnya. (JP23)

