Sejumlah orang tua dari pelajar kelas X SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara, Manokwari, menghadiri acara penutupan masa basis pendidikan karakter angkatan kelima yang digelar di halaman sekolah, Sabtu (11/10/2025).Para orang tua datang untuk menyaksikan sekaligus membaret anak-anak mereka yang telah menyelesaikan masa basis selama tiga bulan terakhir. Suasana haru dan bangga tampak mewarnai kegiatan tersebut.
Salah satu pasangan orang tua yang hadir Yantedi Tiwan dan Wilma Apaseray orang tua dari Vecky Elbrian Tiwan, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian sang anak.
“Kami sangat senang, karena anak kami bisa menyelesaikan masa basis selama tiga bulan, dari Juli sampai Oktober ini,” kata Yantedi Tiwan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, Dinas Pendidikan, serta pihak sekolah yang telah menyediakan lembaga pendidikan berkarakter dan disiplin tinggi.
“Ini luar biasa, sekolah ini mendidik anak-anak dengan disiplin dan tanggung jawab yang tinggi,” katanya.
“Awalnya kami sempat khawatir, tapi ternyata para pelatih dan guru di sini mendidik dengan sangat luar biasa. Hasilnya bisa kita lihat sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, sang ibu Barba Wilma Apaseray berharap putranya bisa semakin maju selama menempuh pendidikan di SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara.
“Sejak awal Vecky memang sudah punya minat untuk sekolah di sini. Kami hanya mendukung, dan puji Tuhan dia bisa lolos,” kata Wilma Apaseray.
Vecky Elbrian Tiwan, yang sebelumnya merupakan lulusan SMP Negeri 4 Manokwari di Arfai 2, mengaku senang telah melewati masa basis pendidikan karakter.
“Meskipun rindu orang tua, tapi saya jalani dengan baik. Sekarang siap libur, mau kumpul sama keluarga,” kata Briant Tiwan dengan senyum lega.
Ketua Paguyuban Orang Tua SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara, Markus Waran, juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Papua Barat dan pihak sekolah.
Ia menyebut, jumlah siswa angkatan kelima tahun ini merupakan yang terbanyak dibandingkan tahun sebelumnya.
“Masa basis tahun ini luar biasa. Para pelatih dari TNI Angkatan Laut sangat disiplin dan berperan besar membentuk karakter anak-anak,” ujarnya.
Markus pun berharap, masa basis seperti ini tidak hanya diterapkan untuk siswa kelas X, tetapi juga untuk seluruh angkatan.
“Kalau bisa setiap tahun ada pengulangan masa basis. Supaya karakter kedisiplinan mereka benar-benar tertanam kuat,” tutupnya.
Dua hari penuh latihan dan pembentukan karakter kini terbayar dengan kebanggaan orang tua.
Tangis haru dan tepuk tangan mengiringi momen pembaretan, menandai berakhirnya masa basis pendidikan karakter angkatan kelima di SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara.
Dalam acara penutupan tersebut, para siswa menampilkan baris-berbaris dan sejumlah atraksi menarik yang mendapat apresiasi dari para orang tua.

