Maret 2, 2026
Dirlantas Polda Papua Barat Polda Papua Barat

Wakapolda Papua Barat: Operasi Keselamatan Mansinam 2026 Wujud Kesiapan Polri Jelang Idul Fitri ‎

0-0x0-0-0#

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat Brigjen Pol Dr. Sulastiana menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Keselamatan Mansinam 2026 merupakan representasi kesiapan Polda Papua Barat, baik dari sisi personel maupun sarana dan prasarana.

‎Hal tersebut disampaikan Wakapolda saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Mansinam 2026 yang digelar di wilayah hukum Polda Papua Barat.

‎Menurutnya, operasi ini memiliki nilai strategis dalam rangka menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

‎“Operasi ini menjadi momentum untuk menyatukan tekad dan komitmen dalam mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib bagi seluruh masyarakat di wilayah hukum Polda Papua Barat,” ujar Brigjen Pol Dr. Sulastiana, Senin (2/2/2026).

‎Wakapolda menjelaskan, pelaksanaan Operasi Keselamatan Mansinam 2026 didasarkan pada evaluasi mendalam terhadap data operasional sebelumnya.

‎Ia menyebutkan, Operasi Keselamatan Mansinam 2025 menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Angka kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan hingga 50 persen, dari empat kejadian menjadi dua kejadian.

‎“Yang lebih membanggakan, angka fatalitas korban meninggal dunia turun 100 persen, dari lima orang menjadi nihil. Korban luka berat juga berkurang hingga 83 persen,” ungkapnya.

‎Namun demikian, Wakapolda mengingatkan adanya peningkatan kerugian material yang menjadi catatan penting untuk diperhatikan ke depan.

‎Terjadi lonjakan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 144 persen, dari sembilan menjadi 22 kejadian.

‎“Kenaikan ini juga diikuti peningkatan korban meninggal dunia sebesar 25 persen dan korban luka berat sebesar 100 persen,” jelasnya.

‎Kondisi tersebut, lanjut Wakapolda, menandakan bahwa potensi gangguan lalu lintas masih sangat tinggi dan memerlukan perhatian serius dari seluruh pihak.

‎Berdasarkan hasil evaluasi, Operasi Keselamatan Mansinam 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026.

‎Operasi ini bertujuan menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas beserta fatalitasnya, serta meningkatkan disiplin masyarakat guna mewujudkan Kamseltibcarlantas yang kondusif.

‎Adapun sasaran prioritas meliputi penggunaan knalpot tidak sesuai standar, kendaraan yang tidak memenuhi standar teknis, truk yang dimodifikasi secara ilegal, serta kendaraan umum yang tidak layak jalan.

‎“Kami tidak memberikan toleransi terhadap kendaraan angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut orang, karena menyangkut keselamatan banyak jiwa,” tegasnya.

‎Ia juga mengingatkan agar anggota Polri menjadi teladan utama dalam berlalu lintas.

‎“Jangan hanya menuntut masyarakat patuh aturan, tapi mulai dari diri sendiri. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat,” pungkasnya. (JP13).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *