Mei 13, 2026
Headline

Solidaritas Pemuda Arfak Desak Menteri Agama Segera Lantik Barnabas Dowansiba Jadi Kakanwil Kemenag Papua Barat

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Solidaritas Pemuda dan Masyarakat Suku Besar Arfak Provinsi Papua Barat mendesak Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar segera melantik Barnabas Dowansiba sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Papua Barat definitif.

Desakan tersebut disampaikan melalui aksi solidaritas yang digelar di Manokwari, Senin (11/5/2026). Massa aksi yang terdiri dari unsur pemuda dan masyarakat Arfak menyatakan dukungan penuh kepada Barnabas Dowansiba karena dinilai telah memenuhi syarat untuk menduduki jabatan Kakanwil Kemenag Papua Barat secara definitif.

Aksi dimulai dari Lapangan STT Erikson Tritt, Sowi, Manokwari, kemudian massa bergerak menuju Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat dan berakhir di halaman Kantor Kementerian Agama Papua Barat di Arfai, Manokwari.

Koordinator Solidaritas Pemuda dan Masyarakat Suku Besar Arfak Papua Barat, Melkias Meidodga menegaskan, aspirasi yang disampaikan merupakan bentuk harapan masyarakat agar proses penetapan pimpinan definitif di lingkungan Kementerian Agama Papua Barat segera dilakukan.

“Kami mendesak agar Menteri Agama RI segera melantik Barnabas Dowansiba sebagai Plt Kepala Kanwil Agama Papua Barat menjadi pejabat definitif,” tegas Melkias dalam orasinya.

Menurutnya, kehadiran figur putra asli Papua dalam posisi strategis di lingkungan pemerintahan dinilai penting untuk menjawab harapan masyarakat, sekaligus memperkuat pelayanan keagamaan di Papua Barat.

Massa aksi juga meminta agar pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap aspirasi masyarakat adat dan pemuda di Papua Barat, khususnya dalam penempatan pejabat pada instansi vertikal di daerah.

Dalam aksi tersebut, massa membawa spanduk dan menyampaikan sejumlah tuntutan secara terbuka di depan Kantor Kemenag Papua Barat. Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib hingga selesai.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kementerian Agama RI terkait tuntutan massa aksi tersebut. (JP13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *