Mei 13, 2026
Headline Polda Papua Barat Polresta Manokwari Polri

Wakapolda Papua Barat Tekankan Disiplin dan Respons Cepat Personel Saat Pimpin Apel Pagi

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Wakapolda Papua Barat menekankan pentingnya disiplin, pengawasan internal, hingga pelayanan cepat kepada masyarakat saat memimpin apel pagi personel di Lapangan Apel Mapolda Papua Barat, Senin (11/5/2026).

Apel pagi tersebut dihadiri Irwasda Polda Papua Barat, para Pejabat Utama (PJU), Auditor Tk III Itwasda, para perwira menengah (Pamen), perwira pertama (Pama), serta seluruh personel Polda Papua Barat.

Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan pengawasan internal harus dilakukan secara berjenjang oleh seluruh pimpinan fungsi maupun kepala satuan kerja.

Menurutnya, setiap atasan memiliki tanggung jawab penuh terhadap kedisiplinan anggota di lingkungan kerjanya masing-masing.

“Negara sudah memberikan hak berupa gaji, remunerasi dan fasilitas penunjang tugas. Karena itu kewajiban kita adalah hadir dan melaksanakan tugas dengan baik,” tegas Wakapolda.

Ia meminta penegakan disiplin diterapkan secara konsisten, termasuk pemberlakuan aturan remunerasi bagi personel yang berulang kali tidak hadir tanpa keterangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain disiplin, Wakapolda juga mengingatkan seluruh personel agar tidak terlibat dalam minuman keras, narkoba maupun perjudian.

Menurutnya, tidak ada toleransi terhadap perilaku yang dapat merusak nama baik institusi dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda turut mengajak seluruh anggota membangun rasa memiliki atau sense of belonging terhadap institusi dan lingkungan kerja.

Hal itu, kata dia, dapat dimulai dari hal sederhana seperti menjaga kebersihan kantor, peduli terhadap rekan kerja, hingga memperkuat solidaritas dan kekompakan antaranggota.

Ia juga meminta personel saling memperhatikan dan membangun komunikasi apabila terdapat rekan yang belum hadir atau mengalami kendala dalam pelaksanaan tugas.

Terkait pelaksanaan tugas di lapangan, Wakapolda menegaskan masyarakat harus dipandang sebagai pihak yang wajib dilayani dan dilindungi secara maksimal.

Ia meminta seluruh anggota Polri meningkatkan sense of crisis meski situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua Barat relatif aman.

“Anggota Polri harus hadir dan responsif terhadap kemacetan, kecelakaan, banjir maupun gangguan kamtibmas lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui langkah cepat dan responsif di lapangan.

Wakapolda juga menyoroti pelayanan publik, termasuk layanan Call Center 110 yang dinilai masih memiliki sejumlah kendala.

Beberapa di antaranya yakni respons pelayanan yang lambat, penggunaan seragam yang belum sesuai ketentuan, hingga kendala alat komunikasi dan perlengkapan pendukung lainnya.

Karena itu, ia meminta seluruh personel segera melaporkan setiap hambatan agar dapat segera ditangani dan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Wakapolda turut menyinggung persoalan tambang ilegal yang saat ini menjadi perhatian publik.

Ia meminta seluruh fungsi terkait lebih peka dan responsif terhadap perkembangan situasi melalui pendataan, pemetaan dan analisa secara menyeluruh.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, terukur dan sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan menunggu viral atau adanya tekanan publik,” tegasnya.

Selain itu, pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) juga menjadi perhatian dalam apel tersebut.

Wakapolda meminta seluruh jajaran melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, RT/RW serta stakeholder terkait guna menghidupkan kembali budaya keamanan lingkungan di tengah masyarakat.

Di akhir arahannya, Wakapolda mengingatkan seluruh satuan kerja agar melakukan evaluasi serta inventarisasi penggunaan anggaran supaya setiap kegiatan dapat berjalan efektif, efisien dan tepat sasaran.

“Dengan keterbatasan anggaran, pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Selama kegiatan apel pagi berlangsung, situasi dilaporkan aman dan terkendali. (JP13).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *