Juli 30, 2026
DPRK Pegunungan Arfak Headline Kabupaten Pegunungan Arfak Papua Barat Uncategorized

Yayasan ABS dan Waket I DPRK Pegaf Komitmen Majukan Pendidikan di Distrik Hingk

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Yayasan Arfak Berdikari Sejahtera (ABS) bersama Wakil Ketua I DPRK Pegunungan Arfak (Pegaf), berkolaborasi dan komitmen memberikan kepedulian dan perhatian terhadap akses pendidikan bagi anak-anak Papua, dengan menyalurkan bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa kurang mampu di empat kampung di Distrik Hingk, Kabupaten Pegaf, yaitu Kampung Mbeigau, Kampung Leihak, Kampung Kwok II dan Kampung Cangoisi.

‎Bantuan tahap pertama untuk mahasiswa dan mahasiswi, diserahkan di Manokwari, pada Jumat 17 Juli 2026, oleh Ketua Yayasan Arfak Berdirikari Sejahtera, Laima S. Dowansiba bersama Wakil Ketua I DPRK Pegaf, Simson Saroy.

‎Laima S. Dowansiba mengungkapkan, bantuan ini lahir dari keprihatinan terhadap masih banyaknya anak-anak Papua yang kesulitan melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

‎Menurutnya, pendidikan adalah fondasi utama untuk memutus rantai kemiskinan dan membangun sumber daya manusia Papua yang berdaya saing, berkarakter dan berkualitas. Karena itu, yayasan menyasar semua jenjang, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi.

‎”Harapan kami dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban para siswa dan mahasiswa. Kami tidak ingin ada anak asli Papua yang berhenti sekolah hanya karena masalah biaya,” ujarnya di Manokwari, Rabu (29/7/2027).

‎Ia menambahkan, penyaluran bantuan pendidikan untuk kategori siswa SD, SMP, dan SMA diserahkan langsung di Distrik Hingk, Kabupaten Pegaf.

‎Menurutnya, kolaborasi dengan DPRK Kabupaten Pegaf sangat strategis. “Dukungan Bapak Simson Saroy selaku Wakil Ketua I DPRK sangat membantu kami menjangkau masyarakat di wilayah Pegunungan Arfak. Sinergi pemerintah dan lembaga masyarakat adalah menjadi kunci utama agar program ini berjalan tepat sasaran,” tambahnya.

‎Ia merasa kolaborasi yang terbangun, membantu mewujudkan visi dari yayasan yaitu mewujudkan masyarakat Arfak yang berdikari, sejahtera, cerdas, dan berkarakter melalui pendidikan, ekonomi, dan pelestarian budaya.

‎Misi dibidang pendidikan yaitu meningkatkan akses dan mutu pendidikan bagi anak-anak asli Papua dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi. Pemberdayaan Ekonomi mengembangkan potensi ekonomi lokal berbasis kearifan lokal masyarakat Arfak. Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial memberikan pendampingan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.

‎Selain itu, Pelestarian Budaya yaitu menjaga dan memajukan nilai-nilai adat, bahasa, dan tradisi suku Arfak, serta kolaborasi membangun kemitraan dengan pemerintah, swasta, gereja, dan komunitas untuk memperluas dampak program.

‎”Yayasan menargetkan program bantuan pendidikan ini dapat diperluas ke distrik lain secara bertahap setiap tahun sesuai kebutuhan dan pengelolaan anggaran Yayasan, demi pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh anak Papua di Kabupaten Pegunungan Arfak,” pungkasnya.

‎Ia menambahkan, Wakil Ketua I DPRK Kabupaten Pegaf, Simson Saroy, mengapresiasi langkah yayasan. Ia menyebut pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi daerah pegunungan Arfak kedepan.

‎”Kami percaya, jika semua stakeholder bergerak bersama, maka 10-20 tahun ke depan Pegunungan Arfak akan melahirkan dokter, guru, insinyur, dan pemimpin dari anak-anak kampung kita sendiri,” ungkapnya. (JP13).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *