Mei 13, 2026
Headline Kabupaten Manokwari Papua Barat Sosial & Budaya

Jelang Hari Pattimura ke-209, Warga Maluku di Manokwari Matangkan Persiapan Perayaan Budaya

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Menjelang peringatan Hari Pattimura ke-209 tahun 2026, masyarakat Maluku di Manokwari mulai mematangkan berbagai persiapan guna menyukseskan rangkaian kegiatan yang akan dipusatkan di Kota Manokwari, Papua Barat.

Panitia pelaksana yang diketuai Johani Makatita menggelar pertemuan perdana bersama para ketua ikatan kerukunan Maluku di Manokwari pada Senin (4/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah ide dan masukan dibahas untuk mempersiapkan perayaan Hari Pattimura yang puncaknya akan berlangsung pada 15 Mei 2026 mendatang.

Johani mengatakan, peringatan Hari Pattimura bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengenang semangat perjuangan Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessy dalam mempersatukan masyarakat Maluku, termasuk di tanah rantau.

Menurutnya, nilai perjuangan Pattimura harus terus dihidupkan melalui kontribusi nyata masyarakat Maluku terhadap pembangunan di Manokwari maupun Papua Barat secara umum.

“Perayaan ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi refleksi bagi masyarakat Maluku agar tetap menjaga persaudaraan dan terus memberikan kontribusi positif di tanah Papua Barat,” ujarnya.

Berbagai kegiatan budaya dan sosial telah disiapkan panitia, mulai dari pembersihan dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Trikora Manokwari hingga pertunjukan seni budaya khas Maluku.

Pada acara puncak nanti, panitia akan menggelar lari obor yang dimulai dari pertigaan traffic light Sinar Suri menuju Lapangan Borasi Manokwari.

Selain itu, masyarakat juga akan disuguhkan atraksi tarian cakalele oleh kerukunan Hulaliu, pertunjukan budaya Bambu Gila oleh pemuda Lesinusa Amalatu (Titawaai), serta penampilan tarian tradisional dari Maluku Tenggara dan Tanimbar.

“Untuk rangkaian acara ada kegiatan pembersihan TMP yang dilanjutkan ziarah. Kemudian di puncak acara tanggal 15 Mei akan ada pertunjukan budaya Maluku dan salah satu yang paling menarik adalah tarian cakalele,” kata Johani.

Tak hanya pertunjukan budaya, panitia juga menyiapkan kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, bakti sosial, pembagian bingkisan, hingga penyajian makanan khas Maluku bagi masyarakat yang hadir.

Johani mengajak seluruh warga Maluku di Papua Barat, khususnya dari wilayah Ambon dan Maluku Tengah, Maluku Tenggara, serta Maluku Utara untuk bersama-sama hadir memeriahkan Hari Pattimura ke-209.

Ia berharap momentum tersebut semakin mempererat hubungan persaudaraan atau Pela-Gandong di antara masyarakat Maluku yang hidup berdampingan di Manokwari dan Papua Barat.

“Semoga peringatan Hari Pattimura ini semakin memperkuat tali silaturahmi dan persaudaraan masyarakat Maluku di tanah rantau,” tutupnya.(JP13).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *