Juni 3, 2026
Headline

Seleksi Paskibraka Manokwari 2026 Gunakan Sistem Online, 177 Pelajar Bersaing Jadi Pasukan Pengibar Bendera

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Manokwari tahun 2026 yang dipusatkan di RTP Borarsi, Rabu (20/5/2026), mendapat antusias tinggi dari para pelajar SMA dan sederajat se-Kabupaten Manokwari.

Ratusan peserta tampak mengikuti tahapan seleksi dengan penuh semangat untuk memperebutkan posisi sebagai anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mendatang.

Ketua Panitia Seleksi Paskibraka Kabupaten Manokwari, Gidzon Mandacan mengatakan pelaksanaan seleksi tahun ini dapat terlaksana berkat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Manokwari, khususnya Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah yang memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda melalui Paskibraka.

“Yang pertama-tama kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati, Pak Wakil, dan Pak Sekda yang tahun ini kembali memberikan kesempatan untuk perekrutan peserta pengibar bendera,” ujarnya.

Ia menjelaskan seluruh proses pendaftaran hingga seleksi administrasi dilakukan secara daring melalui sistem aplikasi transparansi Paskibraka yang terhubung langsung dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pusat.

Dari total 210 peserta yang mendaftar, sebanyak 177 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

“Seleksi sekarang semuanya online. Peserta menjawab soal menggunakan handphone masing-masing dan hasilnya langsung muncul dalam sistem, sehingga siapa yang lolos maupun gugur bisa langsung diketahui,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Manokwari, Alex Molle menjelaskan tahapan seleksi dilakukan menggunakan sistem gugur mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensi Umum (TIU), kesehatan, hingga wawancara.

“Kalau peserta tidak lolos TWK maka tidak lanjut ke TIU, begitu juga tahapan berikutnya. Semua menggunakan sistem gugur dan hasil langsung muncul di sistem,” jelasnya.

Menurut Alex, dari hasil akhir seleksi nantinya akan dipilih sekitar 35 hingga 36 peserta terbaik untuk menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Manokwari. Selain itu, 10 peserta terbaik akan dipersiapkan mengikuti seleksi tingkat Provinsi Papua Barat hingga nasional.

Ia menegaskan seluruh proses penilaian berlangsung transparan dan profesional karena standar nilai kelulusan telah ditentukan langsung dalam sistem BPIP.

“Kalau nilainya tidak mencapai standar yang ditentukan otomatis gugur. Jadi tidak ada intervensi dalam proses seleksi,” ujarnya.

Alex juga mengingatkan seluruh peserta agar serius mempersiapkan diri dan terus belajar selama mengikuti tahapan seleksi yang berlangsung cukup ketat.

“Kalau tidak belajar tentu sulit menjawab soal-soal yang diberikan. Seleksi sekarang sangat profesional,” katanya.

Di tempat yang sama, Plt Kepala Kesbangpol Manokwari, Isak E.H Waramori menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari yang kembali memberikan perhatian dan prioritas terhadap pelaksanaan seleksi Paskibraka tahun ini.

“Kita bersyukur karena tahun ini ada perhatian dan prioritas dari pemerintah daerah sehingga perekrutan Paskibraka bisa terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan di RTP Borarsi dengan dukungan pengamanan yang baik serta didampingi pelatih profesional guna memastikan proses seleksi berjalan tertib dan lancar.

“Kami berharap peserta yang nantinya terpilih dapat menjalankan tugas pengibaran bendera pada 17 Agustus dengan baik dan penuh tanggung jawab,” tandasnya.(JP13).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *