JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Panitia Pemilihan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pegunungan Arfak resmi mengumumkan hasil verifikasi administrasi bakal calon Ketua Umum KONI Kabupaten Pegunungan Arfak masa bakti 2026–2030.
Dalam pengumuman yang disampaikan panitia pada Jumat (22/5/2026), seluruh proses pemeriksaan berkas dan kelengkapan administrasi para calon telah selesai dilakukan sesuai ketentuan organisasi yang berlaku.
Dari hasil verifikasi tersebut, hanya satu calon yang dinyatakan memenuhi seluruh syarat administrasi dan dukungan cabang olahraga (cabor), yakni Agus Saiba, S.Ip.
Ketua panitia menjelaskan, Agus Saiba berhasil mengantongi 12 surat rekomendasi dari cabang olahraga di Kabupaten Pegunungan Arfak, sehingga dinyatakan memenuhi syarat pencalonan sebagai Ketua Umum KONI.
Sementara dua nama lainnya, yakni Jani S. Saiba, S.Ip dan Maklon Dowansiba, S.Ip, belum memenuhi ketentuan dukungan organisasi sebagaimana diatur dalam peraturan KONI.
“Berdasarkan aturan organisasi, syarat sah calon Ketua Umum KONI adalah mendapatkan dukungan atau rekomendasi dari seluruh cabang olahraga. Dari hasil verifikasi, hanya calon nomor urut satu yang memenuhi syarat administrasi lengkap,” ujar panitia dalam keterangannya. Sabtu (23/5/2026).
Sehubungan dengan hasil tersebut, panitia juga memutuskan untuk melakukan perubahan jadwal pelaksanaan Musyawarah KONI Kabupaten Pegunungan Arfak.
Sebelumnya, musyawarah direncanakan berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026. Namun, dengan mempertimbangkan efektivitas proses organisasi dan kelancaran tahapan pemilihan, jadwal pelaksanaan dimajukan.
Musyawarah KONI Kabupaten Pegunungan Arfak kini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 10.00 WIT. Untuk lokasi pelaksanaan, panitia menyebutkan akan diumumkan lebih lanjut.
Panitia menegaskan, musyawarah tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembinaan olahraga dan kebijakan strategis KONI di Kabupaten Pegunungan Arfak untuk empat tahun ke depan.
Seluruh perwakilan dari 12 cabang olahraga se-Kabupaten Pegunungan Arfak juga diundang untuk hadir dan mengikuti jalannya musyawarah demi mendukung transparansi serta kemajuan dunia olahraga di daerah tersebut.
“Kehadiran seluruh perwakilan cabang olahraga sangat diharapkan guna mendukung kemajuan olahraga dan proses organisasi yang transparan di Kabupaten Pegunungan Arfak,” tutup panitia.(JP13)
