Mei 13, 2026
Ekonomi & Bisnis Headline Hipmi Papua Barat Pemrov Papua Barat Sosial & Budaya

Dorong Ekonomi Rakyat, HIPMI Papua Barat Salurkan Modal Usaha ke 52 Pengusaha

Ketua Umum BPD Hipmi Papua Barat, Lamek Dowansiba, menegaskan komitmen organisasinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan pengusaha lokal.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Rakerda BPD Hipmi Papua Barat di Aston Niu hotel Manokwari, Selasa (5/5/2026).

Dalam sambutannya, Lamek mengawali dengan ungkapan syukur serta apresiasi kepada panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada panitia yang sudah bekerja keras untuk terlaksananya kegiatan ini,” ujarnya.

Lamek mengungkapkan bahwa HIPMI Papua Barat telah menjalankan program pembagian modal usaha kepada 52 pengusaha lokal sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

“Di HIPMI Papua Barat kami punya program bagi-bagi modal usaha, dan itu sudah kami jalankan kepada 52 pengusaha,” ungkapnya.

Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi pengusaha lokal tidak hanya pada kemampuan, tetapi juga keterbatasan akses terhadap permodalan dan jaringan usaha.

“Yang menghambat saudara-saudara kita itu ada dua, yaitu akses permodalan dan akses jaringan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kondisi kemiskinan di Papua Barat yang masih cukup tinggi, berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat jumlah penduduk miskin mencapai lebih dari 100 ribu jiwa.

“Ini menjadi catatan penting bagi kita semua bahwa kemiskinan di Papua Barat masih tinggi dan perlu perhatian serius,” katanya.

Karena itu, HIPMI Papua Barat berinisiatif menghadirkan program-program konkret yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita tidak boleh hanya menonton, tetapi harus ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua Barat,” ujarnya.

Lamek menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kita harus membangun kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta untuk mendorong kemajuan bersama,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia BPD HIPMI Papua Barat, Aswadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas kader melalui pendidikan dan pelatihan.

“Meningkatkan kapasitas dan kualitas kader melalui diklat, serta memperkuat jejaring organisasi,” kata Aswadi.

Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi di Papua Barat, khususnya dalam menciptakan pengusaha-pengusaha lokal yang mandiri dan berdaya saing.(JP13).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *