JEJAKPAPU.COM, MANOKWARI – Proses penerimaan Honorer dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi 2021 di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) dipastikan akan segera umumkan.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator Honorer dan PPPK Formasi 2021 Kabupaten Pegunungan Arfak, Maikel Saiba, Jumat (17/10/2025).
Dalam keterangannya, Maikel menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Arfak yang telah melewati berbagai tahapan untuk pelamar formasi 2021.
Ia mengimbau agar seluruh pelamar tetap bersabar menunggu petunjuk resmi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Arfak yang sudah memproses tahapan formasi 2021. Untuk para pelamar, saya harap tetap bersabar sambil menunggu arahan dari BKD,” ujar Maikel Saiba.
Ia menambahkan, berdasarkan prediksi dan koordinasi yang dilakukan, pelaksanaan tes PPPK Formasi 2021 kemungkinan besar akan dilaksanakan antara akhir Oktober atau awal November 2025.
“Secara pribadi saya berprediksi tidak lama lagi, mungkin akhir Oktober ini atau awal November, pelamar formasi 2021 akan mulai tes. Karena itu, saya minta semua tetap menjaga kesehatan dan terus berkoordinasi dengan pemerintah maupun sesama pelamar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Maikel juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Daerah Pegunungan Arfak dapat menyiapkan anggaran dalam perubahan APBD tahun 2025, sehingga saat SK penetapan formasi diterima oleh BKD, proses seleksi bisa langsung dilaksanakan tanpa penundaan.
“Kami berharap pemerintah daerah segera menyiapkan anggaran di perubahan. Jangan sampai SK formasi keluar akhir bulan ini tapi dananya belum siap, sehingga seleksi harus ditunda ke tahun depan,” tegasnya.
Ia menilai, pelamar formasi 2021 sudah menunggu terlalu lama sejak tahun 2021 hingga kini, sehingga penting bagi pemerintah untuk memastikan proses berjalan tanpa hambatan anggaran.
“Teman-teman pelamar sudah menunggu sejak tahun 2021. Ada rasa jenuh dan kecewa kalau terus tertunda. Kami tidak ingin masyarakat beranggapan pemerintah tidak serius atau hanya memberi janji,” ujar Maikel.
Maikel juga mengimbau kepada seluruh pelamar PPPK Formasi 2021 di 10 distrik dan 166 kampung di wilayah Pegunungan Arfak agar tetap menjaga sikap dalam menyampaikan aspirasi.
“Silakan menyampaikan pandangan dan aspirasi ke pemerintah daerah, tapi lakukan secara berwibawa dan bermartabat. Kita sudah ada di dunia yang berubah, jadi jangan lakukan hal-hal anarkis atau tidak wajar,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa menyuarakan pendapat adalah bagian dari negara demokrasi, namun harus dilakukan dengan cara yang baik dan santun.
“Kita boleh memberikan kritik dan masukan, tapi pastikan semuanya disampaikan dengan etika yang baik dan tetap menghormati pemerintah daerah,” pungkas Maikel Saiba.

