JEJAKPAPUA.COM, MANOKWARI – Empat kerukunan mahasiswa asal Kabupaten Puncak, Intan Jaya, Ndugama dan Timika (PINDTIM) menggelar syukuran wisuda, Rabu (26/11/2025).
Acara ini menjadi ungkapan sukacita atas keberhasilan putra-putri Papua menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Papua (Unipa) Manokwari.
Salah satu wisudawan, Abrian Katagame, S.Pt, lulusan Fakultas Peternakan Unipa, menyampaikan rasa bangganya bisa menyelesaikan pendidikan hingga sarjana.
“Kami sangat bangga menjadi bagian dari empat kabupaten ini. Pendidikan itu penting untuk setiap orang, jadi kami harus berjuang sampai selesai,” ujar Abrian.
“Memang ada yang sampai 5 bahkan 6 tahun, tapi yang penting kami bisa tuntaskan,” tambahnya.
Sementara itu, Lenus Kulua, S.Pd, lulusan Fakultas Pendidikan, mengatakan bahwa pendidikan menjadi harapan besar orang tua bagi anak-anak Papua agar dapat menjadi sarjana, magister, dan kelak bekerja untuk membantu daerah.
“Harapan orang tua itu besar. Itu yang jadi kekuatan kami untuk selesaikan pendidikan,” ungkap Lenus.
Ia menceritakan bahwa salah satu tantangan terbesar adalah hidup jauh dari keluarga.
“Kadang rindu, tapi rindu itu tidak bisa dipenuhi. Kami juga harus bertahan lapar karena tidak selalu ada uang untuk makan. Kadang sakit juga,” katanya.

Lenus juga mengaku Manokwari menjadi daerah dengan tradisi dan adat yang kuat, sehingga mereka harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang sensitif dan penuh tata nilai.
Wisudawan lainnya, Kotius Tabuni, S.E, dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, mengatakan bahwa sebagian dari mereka menempuh pendidikan tanpa beasiswa seperti mahasiswa lainnya.
“Kadang kami dapat bantuan dari pemerintah daerah, kadang tidak. Tapi keluarga terus mendukung kami,” ungkapnya.
Meski demikian, mereka bertekad kembali dan membangun daerahnya masing-masing.
“Kami ingin pulang membangun Intan Jaya, Nduga, Mimika, dan Puncak Papua. Ilmu yang kami dapat akan kami bagikan untuk masyarakat dan membantu pemerintah,” tegas Kotius.
Para wisudawan juga memberikan pesan kepada generasi penerus dari empat kabupaten tersebut.
“Selalu andalkan Tuhan, semangat, ingat segi empat: jangan lupa ke gereja, jangan lupa ke kampus, belajar berorganisasi, dan cintai asrama,” pesan mereka.
Mereka berkomitmen akan menyalurkan ilmu melalui berbagai kegiatan sosial seperti penyuluhan peternakan, mengajar, membuka lapak baca, dan perpustakaan keliling.
Alumni Roni Loven Duwitau, S.Pt (Unipa 2024) turut hadir dan memberi apresiasi atas kerja panitia hingga acara berlangsung meriah.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRK Kabupaten Mimika, Abrian Katagame, yang turut membantu dengan menyumbangkan tiga ekor babi untuk mendukung acara syukuran tersebut.
“Tetap semangat dan tetap berjuang. ingat “Kalau mereka bisa, kenapa saya tidak” tegas Roni memberikan motivasi kepada ade-ade. (JP13).

