JEJAKPAPUA.COM, MANOKWARI – Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Alih Baham Temongmere, secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) KPU Papua Barat dan KPU Papua Barat Daya Angkatan I dan II Tahun 2026.
Kegiatan tersebit belangsung di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat, Senin (19/1/2026).
Pelatihan dasar CPNS ini akan berlangsung dari 19 Januari hingga 1 April 2026 dan diikuti oleh CPNS dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat dan KPU Provinsi Papua Barat Daya.
Kegiatan pembukaan Latsar CPNS ini dihadiri oleh Sekda Papua Barat Alih Baham Temongmere, Sekretaris KPU Papua Barat Michael Motte, perwakilan KPU Papua Barat Daya, Kepala BPSDM Provinsi Papua Barat Jainab Uswanas beserta jajaran, serta seluruh peserta Latsar CPNS.
Kepala BPSDM Provinsi Papua Barat, Jainab Uswanas, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Latsar CPNS KPU Papua Barat dan KPU Papua Barat Daya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian pelatihan dengan baik, lancar, dan penuh semangat.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Latsar CPNS, khususnya CPNS KPU Papua Barat dan KPU Papua Barat Daya. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar para peserta dapat menyesuaikan diri dengan sarana dan prasarana yang tersedia di lingkungan BPSDM Provinsi Papua Barat selama pelatihan berlangsung.
Jainab menyampaikan bahwa jumlah peserta Latsar CPNS secara keseluruhan ada sebanyak 78 orang.
”Dari jumlah tersebut, CPNS KPU Papua Barat dan KPU Papua Barat Daya berjumlah 42 orang, yang terdiri dari 22 perempuan dan 20 laki-laki, seluruhnya dari golongan IIIA,” ujar Jainab.
Sementara itu, CPNS Pemerintah Provinsi Papua Barat berjumlah 36 orang, terdiri dari 22 laki-laki dan 14 perempuan, juga dari golongan IIIA.
Lebih lanjut, ia mengatakan pelatihan ini didukung oleh tenaga pendidik dan pelatih yang berasal dari Widyaiswara dan fasilitator BPSDM Provinsi Papua Barat, serta pelatih mental dan fisik dari TNI Angkatan Laut Manokwari.
”seluruh peserta Latsar CPNS tersebut dibagi ke dalam dua angkatan,” katanya.
Lanjut, katanya pelaksanaan Latsar CPNS KPU Papua Barat dan KPU Papua Barat Daya diselenggarakan secara klasikal dan berpusat di Kampus BPSDM Provinsi Papua Barat.
Menurutnya, tahapan pelatihan diawali dengan kegiatan on campus yang berlangsung pada 19 Januari hingga 9 Februari 2026.
Selanjutnya, peserta akan melaksanakan aktualisasi di unit kerja masing-masing pada 10 Februari hingga 30 Maret 2026.
”Tahap akhir berupa seminar evaluasi akhir dilaksanakan pada 30 Maret hingga 1 April 2026,” tutur Jainab.
Ia pun mengatakan selama pelatihan, peserta akan mengikuti empat agenda utama.
Diantaranya pembentukan sikap dan perilaku bela negara, penanaman nilai-nilai dasar CPNS.
Kemudian, adapula pemahaman peran dan kedudukan PNS dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik sesuai peraturan perundang-undangan, serta penguatan aktualisasi dan artikulasi.
Sedangkan penilaian kelulusan peserta Latsar CPNS KPU Papua Barat dan KPU Papua Barat Daya dilakukan melalui empat aspek, yaitu evaluasi sikap dan perilaku, akademik, aktualisasi, serta penguatan kompetensi bidang.
Dalam sambutan Gubernur Papua Barat yang dibacakan oleh Sekda Papua Barat Alih Baham Temongmere, ditegaskan bahwa pelaksanaan Latsar CPNS bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi penting bagi para CPNS, khususnya CPNS KPU Papua Barat dan KPU Papua Barat Daya, sebagai calon aparatur sipil negara dan pelayan publik.
“Pelatihan ini bukan hanya rutinitas, tetapi investasi untuk membentuk karakter, moral, dan kepemimpinan saudara-saudari dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab di mana pun berada,” katanya.
Ia menekankan bahwa pelaksanaan Latsar dilakukan secara imparsial, baik di asrama maupun ruang kelas, guna membentuk etika, disiplin, dan karakter ASN.
Selain itu, Latsar menjadi sarana memperkuat ikatan emosional, persatuan, dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Latsar ini mengajarkan kita untuk tangguh secara intelektual, emosional, dan spiritual. Tiga karakter ini harus dimiliki oleh setiap pelayan publik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar memiliki karakter mau terus belajar, kompeten, loyal, adaptif, dan harmonis, serta mampu membangun jejaring kerja setelah kembali ke lingkungan kerja masing-masing.
“Meskipun kita datang dari latar belakang yang berbeda, di sini kita disatukan dalam satu tujuan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tuturnya.
Alih Baha juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti Latsar CPNS dengan penuh tanggung jawab.
“Banyak orang yang terpanggil, tetapi sedikit yang terpilih. Jangan sia-siakan kesempatan ini saudara-saudari merupakan aset terbaik menuju Indonesia emas 20245,” tutupnya. (JP23).

