JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Kementerian Hukum (Kemenkum) Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Papua Barat menggelar acara pisah sambut Kepala Kanwil Kemenkum Papua Barat. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh keakraban di Manokwari.
Jabatan Kepala Kanwil Kemenkum Papua Barat yang sebelumnya dijabat Drs. Prof. Piet Bukorsyom, S.H., M.H., secara resmi diserahterimakan kepada pejabat baru Sahata Marlen Situngkir, S.H., M.Si.
Acara pisah sambut ini dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya akademisi dari Universitas Caritas Indonesia dan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbantan) Manokwari, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yang terdiri dari TNI, Polri, Ombudsman Papua Barat, Pemerintah Provinsi Papua Barat, dan Pemerintah Kabupaten Manokwari.
Mantan Kepala Kanwil Kemenkum Papua Barat, Prof. Piet Bukorsyom, menyampaikan bahwa penempatan pimpinan baru merupakan bagian dari rencana dan kehendak Tuhan.
“Penempatan Bapak Sahata Marlen Situngkir sebagai Kepala Kanwil Kemenkum Papua Barat merupakan jalan Tuhan. Beliau dipanggil untuk datang ke Papua guna mengabdi dan membangun daerah ini dalam semangat kedamaian,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Piet Bukorsyom juga menyampaikan bahwa dirinya telah memasuki masa purna tugas terhitung sejak 1 Januari 2026.
Ia berharap seluruh jajaran serta para pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan penuh kepada Kepala Kanwil yang baru.
“Saya berharap adanya dukungan dan dorongan kepada Kepala Kanwil yang baru agar setiap program dan kegiatan yang direncanakan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Papua Barat yang baru, Sahata Marlen Situngkir, S.H., M.Si., menyatakan kesiapan dirinya untuk mengemban amanah dan melaksanakan tugas di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap Papua yang dinilainya memiliki potensi sumber daya alam yang sangat luar biasa. Pengalaman pertamanya saat tiba di Papua pun memberikan kesan mendalam.
“Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Setibanya di bandara, saya langsung dikenakan mahkota Papua sebagai bentuk penyambutan yang hangat,” katanya.
Lebih lanjut, Sahata Marlen Situngkir menegaskan komitmennya untuk menghadirkan inovasi dan pembaruan pelayanan hukum, seiring transisi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menjadi Kementerian Hukum.
“Kami akan menjalankan tugas dan fungsi sesuai mandat yang diberikan, serta menghadirkan inovasi dan renovasi pelayanan hukum yang berdampak langsung bagi masyarakat Papua,” jelasnya.
Ia pun berharap dukungan serta sinergi dari pemerintah daerah dan pemerintah provinsi agar pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Kanwil Kemenkum Papua Barat dapat berjalan optimal. (JP13).

