JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Pemerintah Kabupaten Manokwari menegaskan kesiapan penuh menjadi tuan rumah pelaksanaan Pesparawi Nasional yang akan dipusatkan di Manokwari, Papua Barat.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam sambutannya di hadapan peserta dan tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Hermus, kepercayaan yang diberikan kepada Manokwari bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah besar yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.
“Ini adalah kehormatan bagi masyarakat Papua Barat, khususnya Kabupaten Manokwari. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan dan kehormatan bangsa,” ujarnya. Kamis (26/2/2026).
Hermus mengingatkan bahwa Manokwari dikenal luas sebagai Kota Injil dan salah satu pusat peradaban di Tanah Papua. Karena itu, setiap agenda nasional yang digelar di daerah ini harus mencerminkan nilai persaudaraan, keberagaman, serta semangat kebangsaan.
“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari, kami mengucapkan selamat datang. Kiranya Bapak dan Ibu sekalian dapat merasakan keramahan dan berkat dari Tanah Papua,” katanya.
Ia menegaskan, seluruh elemen mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, hingga masyarakat diminta bersatu mendukung pelaksanaan kegiatan agar berjalan aman, tertib, dan sukses.
Koordinasi lintas sektor, lanjutnya, terus diperkuat guna memastikan seluruh rangkaian agenda Pesparawi Nasional dapat terlaksana sesuai rencana, baik dari sisi teknis, keamanan, maupun pelayanan kepada tamu dan peserta.
Hermus menilai, dipusatkannya kegiatan berskala nasional di Manokwari merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan di Papua Barat. Kehadiran peserta dari berbagai provinsi di Indonesia diharapkan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah, sektor pariwisata, serta promosi budaya lokal.
Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari kelancaran teknis penyelenggaraan.
“Kita tidak hanya mengejar sukses kegiatan. Yang lebih penting adalah bagaimana Papua tumbuh bersama sebagai bagian dari Negara Indonesia yang kita cintai,” tegasnya.
Menurutnya, momentum ini harus menjadi langkah konkret memperkuat posisi Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus menegaskan bahwa pembangunan dan kemajuan berjalan merata dari barat hingga timur Indonesia.
Bupati Hermus juga mengajak seluruh peserta menjaga semangat persatuan dan silaturahmi selama berada di Manokwari. Ia menyebut, pertemuan lintas daerah ini menjadi simbol nyata keberagaman Indonesia.
“Ini momen silaturahmi antar daerah. Yang berambut lurus dan berambut keriting, yang berkulit putih dan berkulit hitam, semua bersatu dalam semangat kebangsaan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia turut mengimbau para peserta untuk menyempatkan diri mengunjungi Pulau Mansinam, situs bersejarah yang menjadi bagian penting dalam perjalanan peradaban masyarakat Papua.
“Kalau Bapak dan Ibu punya waktu luang, jangan lupa berkunjung ke Pulau Mansinam yang merupakan situs bersejarah bagi peradaban orang Papua,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama seluruh pihak terkait menyatakan komitmen penuh dalam menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.
Dengan kesiapan infrastruktur, dukungan masyarakat, serta komitmen kuat pemerintah daerah, Manokwari menegaskan diri bukan hanya sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai wajah Papua yang ramah, bermartabat, dan siap menyambut Indonesia.(JP13).

