Juli 30, 2026
Dirbinmas Polda Papua Barat Headline HUT Bhayangkara Polda Papua Barat Polri

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Papua Barat Resmi Buka Lomba Catur Kapolda Cup 2026

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Alfred Papare, secara resmi membuka Lomba Catur Kapolda Cup 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Cafe Master, Taman Ria, Manokwari, Rabu (24/6/2026).

Kompetisi tersebut diikuti sekitar 50 pecatur dari berbagai daerah di Papua Barat, di antaranya Kabupaten Sorong, Kaimana, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Manokwari, dan Manokwari Selatan. Para peserta memperebutkan gelar juara serta uang pembinaan yang telah disiapkan panitia.

Sebelum pembukaan resmi lomba, panitia dan seluruh peserta secara aklamasi membacakan Deklarasi Sabuk Kamtibmas yang dipimpin langsung Kapolda Papua Barat.

Deklarasi tersebut berisi komitmen untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keamanan dan ketertiban, menolak berbagai pengaruh negatif, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Papua Barat.

Dalam deklarasi tersebut, para peserta menyatakan siap menjadikan olahraga catur sebagai sarana mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat. Selain itu, peserta juga berkomitmen menolak provokasi, perundungan, ujaran kebencian, judi online, narkoba, serta berbagai perilaku negatif baik di dunia nyata maupun ruang digital.

Dirbinmas Polda Papua Barat Kombes Pol. Hari S. Sembiring selaku Ketua Panitia mengatakan Deklarasi Sabuk Kamtibmas merupakan upaya membangun kesadaran bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda dan komunitas olahraga.

“Melalui Deklarasi Sabuk Kamtibmas ini, kami ingin mengajak para pegiat catur menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, baik di lingkungan sekitar maupun di ruang digital. Generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi bagian dari solusi,” ujarnya.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menangkal hoaks, ujaran kebencian, konflik sosial, hingga praktik judi online yang semakin marak di era digital.

Karena itu, komunitas olahraga seperti catur diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan karakter, sportivitas, serta penyebaran pesan-pesan positif kepada masyarakat.

Ia juga berharap melalui Lomba Catur Kapolda Cup 2026 tidak hanya lahir atlet-atlet berprestasi, tetapi juga generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan, menjunjung tinggi sportivitas, serta ikut berkontribusi menciptakan Papua Barat yang aman, damai, dan kondusif menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.(JP13).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *