JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Polda Papua Barat menggelar lomba tari Yosim Pancar (Yospan) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang berlangsung di Manokwari, Senin (29/6/2026), tersebut diikuti sejumlah sanggar seni dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Alfred Papare, yang ditandai dengan penepukan tifa sebagai simbol dimulainya perlombaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Papua Barat, para Pejabat Utama Polda Papua Barat, Kapolresta Manokwari, dewan juri, peserta lomba, serta personel Ditbinmas Polda Papua Barat.
Dalam sambutannya, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare menyampaikan bahwa lomba Yospan bukan hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Bhayangkara, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya Papua sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Lomba ini bukan hanya bagian dari perayaan HUT Bhayangkara, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya Papua sekaligus memperrat hubungan antara Polri dan masyarakat,” uajr Kapolda Papua Barat.

Lomba berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai kreasi tari Yospan yang sarat nilai budaya dan semangat kebersamaan. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan para tamu undangan.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Sanggar Teras Seni Papua Barat berhasil meraih Juara I. Sementara Juara II diraih Sanggar Papua Bangsa One Tim, dan Juara III diraih Sanggar Rumbers.
Selain perlombaan, kegiatan juga dirangkaikan dengan Deklarasi Sabuk Kamtibmas yang melibatkan panitia, peserta, dan pemuda Papua Barat. Melalui deklarasi tersebut, seluruh pihak menyatakan komitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung tugas-tugas kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Direktur Binmas Polda Papua Barat, Kombes Pol Hari S. Sembiring, mengatakan kegiatan budaya seperti ini menjadi salah satu sarana efektif memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, pelestarian budaya dan pemeliharaan keamanan harus berjalan beriringan demi mewujudkan Papua Barat yang damai, tentram, dan sejahtera.
“Kegiatan ini menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua Barat,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. Polda Papua Barat berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui lomba Yospan dapat terus dipelihara sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat. (JP13).
