Juli 30, 2026
Futsal Headline Kabupaten Manokwari Sepak bola

Bupati Manokwari Sayangkan Penunjukan Plt AFK, Minta Pengurus Diberi Kesempatan Kembangkan Futsal

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyayangkan adanya penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Manokwari di tengah upaya kepengurusan saat ini membangun dan mengembangkan olahraga futsal di daerah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Hermus kepada wartawan usai melepas pelatih dan wasit AFK Manokwari yang akan mengikuti pelatihan peningkatan lisensi di Makassar dan Jakarta, di Kantor Bupati Manokwari, Senin (6/7/2026).

Menurut Hermus, kepengurusan AFK Manokwari yang dipimpin Ahmad Almaun belum lama ini terbentuk melalui musyawarah dan telah resmi dilantik, sehingga sudah seharusnya diberikan kesempatan untuk menjalankan program kerja.

“Sebenarnya saya sebagai pemerintah daerah sangat menyayangkan karena AFK Manokwari baru saja selesai musyawarah dan dilantik. Jadi mestinya diberikan kesempatan dulu kepada pengurus yang ada untuk bekerja dan berkarya memajukan olahraga futsal di Manokwari,” ujar Hermus.

Ia menegaskan, setiap pergantian kepengurusan organisasi olahraga harus mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta dilakukan berdasarkan alasan yang objektif.

Menurutnya, penunjukan pelaksana tugas atau karateker semestinya dilakukan apabila terdapat pelanggaran berat terhadap AD/ART oleh kepengurusan yang sedang menjabat.

“Pergantian itu harus objektif. Tidak boleh pergantian itu bersifat subjektif, yaitu karena suka atau tidak suka. Kalau itu yang dipakai, saya percaya 100 persen tidak akan pernah berhasil membina suatu cabang olahraga ataupun memimpin suatu organisasi,” tegasnya.

Hermus menilai perkembangan futsal di Kabupaten Manokwari saat ini menunjukkan tren positif. Ia melihat kepengurusan AFK Manokwari tengah membenahi sistem organisasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan dan perwasitan.

Karena itu, ia berharap upaya tersebut mendapat dukungan penuh dari Asosiasi Futsal Provinsi, bukan justru dihadapkan pada dinamika pergantian kepengurusan.

“Mestinya upaya AFK Manokwari ini didukung oleh Asosiasi Futsal Provinsi, bukan sebaliknya menurunkan pelaksana tugas atau karateker,” katanya.

Hermus juga mengingatkan setiap keputusan dalam organisasi harus disertai penjelasan yang dapat diterima oleh seluruh pihak, sehingga tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

“Sebagai pengurus organisasi harus memberikan pemahaman dan pendidikan yang benar serta argumen yang logis kepada masyarakat jika memang ada pergantian kepengurusan. Jadi saya minta jangan karena faktor komunikasi dan faktor subjektivitas lalu mau ganti,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati juga berpesan kepada jajaran pengurus AFK Manokwari agar menjalankan organisasi secara profesional dan mengutamakan kepentingan pengembangan olahraga, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Bukan berarti saya memihak. Ini saya bicara tegas. Kita sesama anak Papua bangun negeri ini dengan benar. Saya bicara apa adanya agar melakukan hal yang benar untuk memajukan futsal di Manokwari ini. Semua orang harus berpartisipasi memajukan olahraga,” pungkasnya. (JP21).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *