Juli 30, 2026
Headline Kabupaten Manokwari Kesehatan Papua Barat

Wabup Mugiyono Ajak Semua Pihak Sukseskan BIAS 2026 di Manokwari

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyukseskan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026 agar seluruh anak usia sekolah mendapatkan perlindungan dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Pertemuan Advokasi, Koordinasi, dan Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Dukungan Lintas Sektor yang digelar Pemerintah Kabupaten Manokwari pada 15–16 Juli 2026.

Menurut Mugiyono, keberhasilan pelaksanaan BIAS tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari Dinas Pendidikan, pemerintah distrik dan kampung, kepala sekolah, guru, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, media massa hingga orang tua.

“Program BIAS merupakan upaya melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi seperti campak, rubella, difteri, dan tetanus. Karena itu, semua pihak harus mengambil bagian agar tidak ada anak yang tertinggal mendapatkan imunisasi,” ujar Mugiyono, Rabu (15/7/2026).

Ia meminta seluruh kepala sekolah di Kabupaten Manokwari memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan imunisasi di sekolah masing-masing. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menyukseskan program nasional tersebut.

Selain itu, Mugiyono berharap para guru dapat menjadi sumber informasi yang benar bagi para orang tua mengenai pentingnya imunisasi, sehingga berbagai informasi keliru yang berkembang di masyarakat tidak memengaruhi pelaksanaan program.

“Masih ada masyarakat yang ragu memberikan imunisasi kepada anaknya karena terpengaruh informasi yang tidak benar. Padahal imunisasi telah terbukti menjadi cara paling efektif untuk mencegah berbagai penyakit menular,” katanya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Manokwari akan terus mendukung program-program kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pemerintah berkomitmen meningkatkan cakupan imunisasi dan pengendalian penyakit menular demi mewujudkan masyarakat Manokwari yang sehat, produktif, dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Alexander Takdare, mengatakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah merupakan pemberian imunisasi lanjutan atau booster kepada anak usia sekolah dasar untuk mempertahankan kekebalan tubuh yang telah diperoleh sejak bayi.

Ia menjelaskan kegiatan advokasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan, memperkuat dukungan lintas sektor, menyusun strategi pelaksanaan di lapangan, hingga merumuskan langkah penanganan apabila terdapat siswa yang belum memperoleh imunisasi.

“Kami berharap setiap sektor memiliki rencana tindak lanjut yang jelas, adanya komitmen bersama, serta meningkatnya pemahaman seluruh peserta terhadap peran masing-masing dalam mendukung pelaksanaan BIAS 2026,” jelas Alexander.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri atas perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala puskesmas, penanggung jawab program imunisasi, kepala sekolah, TP PKK, serta unsur lintas sektor lainnya.

Melalui sinergi seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Manokwari berharap cakupan imunisasi pada BIAS 2026 semakin meningkat sehingga seluruh anak usia sekolah memperoleh haknya atas perlindungan kesehatan dan terhindar dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.(JP13).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *