JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Manokwari mengirim delapan orang yang terdiri dari empat pelatih dan empat wasit untuk mengikuti pelatihan peningkatan lisensi di Makassar dan Jakarta.
Pelepasan rombongan dilakukan langsung oleh Bupati Manokwari, Hermus Indou, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi, di Kantor Bupati Manokwari, Senin (6/7/2026).
Bupati Hermus Indou mengapresiasi komitmen AFK Manokwari dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kepelatihan dan perwasitan sebagai bagian dari upaya memajukan olahraga futsal di Kabupaten Manokwari.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam mendorong pengembangan sektor olahraga.
“Ini adalah komitmen kita bersama, terutama AFK termasuk seluruh pemilik klub untuk memajukan olahraga futsal di Kabupaten Manokwari. AFK saat ini sedang mengabdikan diri untuk Kabupaten Manokwari dalam pengembangan olahraga futsal,” kata Hermus.
Ia optimistis peningkatan kualitas pelatih dan wasit akan berdampak positif terhadap perkembangan futsal di Manokwari hingga mampu bersaing di tingkat nasional.
“Kita butuh peningkatan supaya kita tidak krisis. Kalau kita sudah punya pelatih dan wasit yang berlisensi, setiap turnamen maupun kompetisi yang dilaksanakan di Manokwari tidak perlu lagi mendatangkan tenaga dari luar daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua AFK Manokwari, Ahmad Almaun, mengatakan program peningkatan kapasitas pelatih dan wasit tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan AFK Manokwari sejak organisasi itu berdiri.
Menurutnya, empat wasit yang diberangkatkan akan mengikuti kursus wasit level dua atau level dasar sebagai tahapan menuju lisensi yang lebih tinggi.
“Ini baru pertama kali dari Manokwari mengirim empat wasit untuk mengikuti pelatihan level dua atau level dasar, setelah itu baru menuju level satu,” jelas Ahmad Almaun.
Selain itu, AFK Manokwari juga mengirim empat pelatih, di mana tiga orang mengikuti kursus pelatih lisensi level satu nasional dan satu orang lainnya mengikuti kursus pelatih level satu AFC.
“Pelatih yang satu orang ini sebelumnya sudah memiliki lisensi level satu dan sekarang kami orbitkan untuk mengikuti level satu AFC,” katanya.
Ahmad menjelaskan, saat ini AFK Manokwari telah memiliki satu pelatih berlisensi level dua yang memenuhi syarat menangani klub profesional, satu pelatih berlisensi AFC level satu, serta empat hingga lima pelatih berlisensi nasional.
Dengan tambahan empat pelatih tersebut, AFK Manokwari ditargetkan memiliki sekitar sembilan pelatih berlisensi.
“Target kami seluruh klub futsal di Kabupaten Manokwari nantinya menggunakan pelatih yang memiliki lisensi. Pengembangan futsal tidak hanya fokus pada pemain, tetapi juga pelatih dan wasit agar kualitas kompetisi di Manokwari semakin meningkat,” pungkasnya.(JP21)
