Headline Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah
Beranda » Berita » Fanita, Gadis Manis Asal Nabire Mampu Hitung Soal Matematika dalam Hitungan Detik

Fanita, Gadis Manis Asal Nabire Mampu Hitung Soal Matematika dalam Hitungan Detik

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Sosok Fanita Tenouye, anak asal Nabire, Papua Tengah, mendadak menjadi perhatian warganet setelah video dirinya menunjukkan kemampuan berhitung cepat viral di media sosial.

Fanita mendapat sorotan setelah bertemu dengan Kang Dedi Mulyadi (KDM). Dalam video yang beredar, KDM menguji kemampuan matematika Kirana dengan memberikan sejumlah soal secara spontan.

Tanpa menggunakan alat bantu, Kirana mampu menjawab berbagai soal matematika dengan cepat dan tepat. Kemampuan tersebut membuat KDM tampak kagum.

Fanita bahkan disebut memiliki kemampuan layaknya human calculator karena dapat menyelesaikan soal perkalian, pembagian hingga penjumlahan dalam hitungan detik.

Video interaksi tersebut kemudian ramai dibagikan di berbagai platform media sosial. Warganet turut memberikan pujian atas kemampuan yang dimiliki anak asal Nabire tersebut.

Yosias Saroy Resmi Daftar Calon Ketua KONI Papua Barat, Bawa Dukungan 24 Cabor dan 2 KONI Kabupaten

Fanita juga mendapat julukan “Gadis Manis dari Papua” karena dinilai memiliki pembawaan ramah dan murah senyum.

Bakat berhitung Kirana ternyata tidak muncul begitu saja. Berdasarkan keterangan guru pembimbingnya yang disampaikan melalui media sosial, kemampuan tersebut terus diasah melalui bimbingan sempoa kreatif secara daring bersama Miale Sempoa Online.

Pertemuan Fanita dengan KDM menjadi salah satu momen yang membuat bakatnya semakin dikenal publik. Dalam video tersebut, KDM memberikan apresiasi kepada Kirana berupa hadiah tunai.

Kemampuan Kirana sekaligus mendapat perhatian karena menunjukkan bahwa anak-anak dari Papua dan Indonesia Timur memiliki potensi akademik yang luar biasa.

Sejumlah warganet bahkan berharap bakat Fanita mendapat perhatian lebih, termasuk kesempatan pendidikan dan beasiswa agar kemampuannya dapat terus berkembang dan menjadi modal meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. (JP13)

Musprov KONI Papua Barat Dijadwalkan 17 September, Hak Suara Cabor dan KONI Kabupaten Masih Diverifikasi