Headline Politik
Beranda » Berita » Ketua Partai Buruh Manokwari Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Rakyat, Siap Hadapi Kontestasi Politik 2029

Ketua Partai Buruh Manokwari Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Rakyat, Siap Hadapi Kontestasi Politik 2029

JEJAKPAPUA.COM, MANOKWARI – Partai Buruh Kabupaten Manokwari terus memperkuat gerakan politiknya menjelang kontestasi Pilkada dan Pileg 2029.

‎Ketua Partai Buruh Manokwari, Septi Meidodga, memastikan pihaknya telah menggelar sosialisasi partai dengan mengangkat tema Negara Sejahtera dan subtema Menjadikan Pendidikan Politik sebagai Penciptaan Perubahan. Sabtu (1/11/2025).

‎Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali materi terkait arah perjuangan Partai Buruh, termasuk penjelasan lengkap mengenai 13 platform perjuangan yang menjadi fondasi kerja politik partai tersebut.

‎“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami apa yang diperjuangkan Partai Buruh, terutama dalam menciptakan perubahan dan kesejahteraan,” ujar Septi.

‎Agenda penting lainnya adalah pemetaan politik Partai Buruh di Kabupaten Manokwari. Menurut Septi, langkah ini merupakan strategi awal untuk mempersiapkan diri dalam kompetisi politik lima tahun ke depan.

Yosias Saroy Resmi Daftar Calon Ketua KONI Papua Barat, Bawa Dukungan 24 Cabor dan 2 KONI Kabupaten

‎“Kami sudah menyiapkan langkah konkret dan strategis menghadapi 2029. Pemetaan politik penting agar Partai Buruh benar-benar hadir sebagai kekuatan alternatif di Manokwari,” katanya.

‎Kegiatan sosialisasi Partai Buruh juga dihadiri tokoh-tokoh politik dari suku besar Meyah. Hal ini, kata Septi, selaras dengan keyakinan partai bahwa politik harus lahir dari identitas dan diarahkan pada perubahan yang berpihak pada rakyat.

‎“Identitas politik harus menjadi kekuatan moral dalam melakukan perubahan. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.

‎Septi memastikan, Partai Buruh hadir sebagai kendaraan politik masyarakat Manokwari yang ingin memperjuangkan kesejahteraan buruh, petani, nelayan, dan kelompok pekerja lainnya. Pihaknya juga berkomitmen mendukung program pemerintah daerah yang berpihak pada rakyat.

‎“Kami siap berkolaborasi dengan kepala daerah untuk memperjuangkan hak-hak buruh, petani, dan nelayan,” tegasnya.

Musprov KONI Papua Barat Dijadwalkan 17 September, Hak Suara Cabor dan KONI Kabupaten Masih Diverifikasi

‎Partai Buruh juga menyoroti perusahaan-perusahaan yang masih membayar upah di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP). Septi menegaskan pihaknya akan mengambil langkah tegas.

‎“Perusahaan-perusahaan yang memberikan gaji di bawah UMP akan kami datangi dan mintai keterangan. Kami juga akan melayangkan surat resmi sebagai bentuk penegasan,” tandasnya. (JP13)