Dirbinmas Polda Papua Barat Ekonomi Ekonomi & Bisnis Headline Polda Papua Barat
Beranda » Berita » Pameran UMKM Mama-Mama Papua Dibuka di Sanggeng, Jadi Ruang Promosi dan Penguatan Ekonomi Perempuan Papua

Pameran UMKM Mama-Mama Papua Dibuka di Sanggeng, Jadi Ruang Promosi dan Penguatan Ekonomi Perempuan Papua

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Mama-Mama Papua resmi dibuka di depan Stadion Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Sabtu (15/8/2026).

Pameran tersebut menjadi ruang bagi mama-mama Papua untuk memperkenalkan dan memasarkan berbagai produk usaha sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIT ini juga diharapkan mampu mendorong penguatan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan Papua yang selama ini aktif menjalankan usaha secara mandiri.

Pembukaan pameran dihadiri Staf Ahli Gubernur Papua Barat Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Nency Titiweser, yang mewakili Gubernur Papua Barat.

Hadir pula Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Papua Barat Kombes Pol Hari S. Sembiring, S.I.K., yang mewakili Kapolda Papua Barat, serta para pelaku UMKM mama-mama Papua.

Yosias Saroy Resmi Daftar Calon Ketua KONI Papua Barat, Bawa Dukungan 24 Cabor dan 2 KONI Kabupaten

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, kemudian dilanjutkan sambutan dari perwakilan pelaku usaha, Mama Iren Karubuy.

Selanjutnya, Nency Titiweser menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Pameran UMKM Mama-Mama Papua.

Dalam sambutannya, Nency mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya memberikan ruang dan kesempatan kepada mama-mama Papua untuk mengembangkan usaha, memperluas pemasaran serta meningkatkan pendapatan keluarga.

Menurutnya, UMKM mempunyai peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

Karena itu, pelaku usaha lokal tidak hanya membutuhkan tempat untuk berjualan, tetapi juga dukungan dalam meningkatkan kualitas produk, kemasan, pemasaran dan kemampuan pengelolaan usaha.

Musprov KONI Papua Barat Dijadwalkan 17 September, Hak Suara Cabor dan KONI Kabupaten Masih Diverifikasi

“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan ruang dan kesempatan kepada mama-mama Papua untuk mempromosikan hasil usaha mereka, sehingga produk lokal semakin dikenal dan memiliki pasar yang lebih luas,” ujar Nency.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM.

Menurut Nency, mama-mama Papua memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Pameran UMKM Mama-Mama Papua tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi etalase bagi produk-produk lokal yang dihasilkan masyarakat.

Berbagai potensi usaha dapat dikembangkan, mulai dari kuliner, makanan olahan, kerajinan tangan hingga produk yang memanfaatkan sumber daya dan kearifan lokal Papua.

Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi, 19 SPBU di Papua-Maluku Diberi Sanksi

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM memiliki kesempatan bertemu langsung dengan konsumen sekaligus memperkenalkan keunggulan produk mereka.

Pameran juga diharapkan dapat membuka jaringan pemasaran baru sehingga produk mama-mama Papua tidak hanya dikenal di Manokwari, tetapi mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Untuk itu, pendampingan dari pemerintah maupun pihak terkait masih diperlukan, terutama dalam peningkatan kualitas kemasan, pemasaran digital, pengelolaan keuangan dan pengembangan kapasitas pelaku UMKM.

Dengan dukungan tersebut, UMKM di Papua Barat diharapkan mampu berkembang menjadi usaha yang lebih kuat, mandiri dan berkelanjutan.

Keterlibatan Polda Papua Barat dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat melalui sektor ekonomi, khususnya bagi mama-mama Papua yang selama ini aktif menjalankan berbagai usaha.

Dirbinmas Polda Papua Barat Kombes Pol Hari S. Sembiring hadir mewakili Kapolda Papua Barat dalam pembukaan pameran tersebut.

Ia mengatakan, kegiatan UMKM di kawasan Sanggeng diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk berjualan, tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi dari produk yang dihasilkan mama-mama Papua.

“Tujuan kegiatan UMKM di sini bagaimana kita bisa meningkatkan nilai ekonomi dari produk yang dihasilkan oleh mama-mama Papua. Dengan adanya pameran seperti ini, mereka memiliki ruang untuk mempromosikan produk sekaligus memperluas pasar,” ujar Hari.

Menurutnya, pengembangan UMKM perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak.

Dukungan terhadap pelaku usaha lokal dinilai penting karena UMKM memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat ekonomi keluarga dan menciptakan peluang usaha.

“Ini bukan hanya soal berjualan, tetapi bagaimana kita memberikan ruang kepada masyarakat untuk berkembang, mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” tambahnya.

Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi.

Polda Papua Barat berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, pelaku usaha dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar UMKM lokal dapat tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Pameran UMKM Mama-Mama Papua juga menjadi momentum positif menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk tumbuh, berkarya dan mandiri secara ekonomi.

Mama-mama Papua sebagai pelaku usaha lokal memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga sekaligus memperkenalkan produk-produk khas Papua.

Karena itu, ruang promosi seperti pameran UMKM diharapkan dapat terus diperbanyak.

Semakin banyak ruang yang tersedia, semakin besar pula kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.

Kegiatan Pameran UMKM Mama-Mama Papua di depan Stadion Sanggeng berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, aman dan lancar.

Pameran ini sekaligus menjadi pesan bahwa penguatan ekonomi masyarakat membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.

Dengan semangat kebersamaan, mama-mama Papua diharapkan semakin percaya diri mengembangkan usaha, memperkuat ekonomi keluarga dan menjadi bagian penting dalam mendorong kebangkitan ekonomi Papua Barat.(JP13).