JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Brigjen Pol Dr. Sulastiana resmi mencatat sejarah sebagai Polwan pertama yang menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat.
Pelantikan tersebut berlangsung di aula Arfak Convention Polda Papua Barat, Selasa (6/1/2026).
Brigjen Pol Dr. Sulastiana menegaskan bahwa pengangkatan Polwan sebagai Wakapolda bukanlah hal baru di tubuh Polri. Namun, untuk wilayah Papua dan khususnya Papua Barat, penunjukan ini menjadi yang pertama.
“Sebenarnya ini bukan kesempatan pertama bagi Polwan menjabat sebagai Wakapolda. Tetapi untuk wilayah Papua, khususnya Papua Barat, ini memang pertama kali,” ujar Brigjen Pol Dr. Sulastiana kepada wartawan.
Ia berharap amanah yang diemban dapat dijalankan sesuai harapan masyarakat serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi warga Papua Barat.
Sebelum dipercaya menjabat Wakapolda Papua Barat, Brigjen Pol Dr. Sulastiana bertugas di Mabes Polri sebagai Auditor Utama Bidang Anggaran dan Keuangan.
Meski pernah berdinas di Papua pada masa awal perwira, ia mengakui belum pernah terlibat langsung dalam kegiatan audit di wilayah ini.
Menurutnya, Papua memiliki kekhususan tersendiri yang membutuhkan pendekatan berbeda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Papua memiliki karakteristik dan kekhususan. Ada fenomena-fenomena sosial yang perlu dilihat dari perspektif sosiologis, Polri tidak bisa hanya menggunakan pendekatan represif,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya pendekatan sosiologis, emosional, dan kultural dalam membangun hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat Papua.
“Kita perlu cara pandang kultural, pendekatan yang lebih spesifik dan humanis, sehingga masyarakat bisa maju bersama dan lingkungan yang aman dapat terwujud,” tambahnya.
Brigjen Pol Dr. Sulastiana juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mendukung tugas Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban di Papua Barat.
“Mari kita bergerak bersama, maju bersama, dan menjaga keamanan serta ketertiban di Papua Barat bersama Polri. Berbagai permasalahan akan kita akomodasi, kita cari solusi bersama, dan kita implementasikan bersama-sama,” pungkasnya.
Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan kearifan lokal, Brigjen Pol Dr. Sulastiana berharap kehadiran Polri semakin dirasakan sebagai mitra masyarakat dalam menjaga kedamaian di Papua Barat.(JP13)

