Maret 4, 2026
Headline Kabupaten Manokwari

Apel Gabungan ASN Digelar di Pasar Sanggeng, Bupati Hermus: Manokwari Harus Jadi Contoh

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari menggelar apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pasar Sentral Sanggeng, Manokwari, Jumat (23/1/2025).

‎Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Manokwari, Hermus Indou, dan diikuti seluruh ASN di lingkungan Pemkab Manokwari.

‎Pelaksanaan apel pagi di Pasar Sentral Sanggeng, menurut Bupati Hermus, merupakan bentuk penghormatan sekaligus apresiasi terhadap hasil karya dan perjuangan Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam membangun fasilitas publik yang representatif bagi masyarakat.

‎“Hari ini apel pagi kita laksanakan di Pasar Sentral Sanggeng sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap hasil karya pemerintah daerah yang telah dibangun untuk kepentingan masyarakat,” ujar Hermus dalam arahannya.

‎Hermus menegaskan, setelah Manokwari dimekarkan menjadi beberapa daerah otonom baru, Kabupaten Manokwari kini berstatus sebagai daerah induk. Karena itu, kinerja pemerintahan tidak boleh menurun dan harus terus ditingkatkan.

‎Ia mengingatkan agar Manokwari tidak tertinggal dibandingkan kabupaten dan kota lain di Provinsi Papua Barat, termasuk daerah-daerah hasil pemekaran yang sebelumnya berasal dari Manokwari.

‎“Sebagai daerah induk, Manokwari tidak boleh berada di bawah standar. Kita harus terus belajar, berinovasi, meningkatkan produktivitas, dan memperbaiki kinerja dalam melayani masyarakat serta mendorong pembangunan,” tegasnya.

‎Menurut Hermus, apel gabungan ini juga menjadi simbol penghormatan terhadap hasil perjuangan bersama yang telah diwujudkan melalui pembangunan Pasar Sentral Sanggeng.

‎Pasar tersebut dibangun untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya mama-mama Papua, agar dapat berjualan di tempat yang layak dan tertata, bukan lagi di pinggir jalan.

‎Pemkab Manokwari, lanjut Hermus, juga berkomitmen menyediakan fasilitas penunjang lainnya, seperti terminal bagi kendaraan umum dan pedagang. Pemerintah Provinsi Papua Barat bahkan telah menyatakan kesiapan untuk mendukung pembangunan tersebut.

‎Namun demikian, Hermus menekankan bahwa penyelesaian persoalan pemukiman di sekitar lokasi pasar harus dilakukan secara adil, manusiawi, dan tidak merugikan masyarakat.

‎“Manokwari harus menjadi contoh bagi kabupaten-kabupaten lainnya. Kita membutuhkan dukungan semua pihak, terutama anak-anak Papua, untuk berubah dan bertransformasi ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

‎Hermus juga menekankan pentingnya menjaga Pasar Sentral Sanggeng sebagai ruang ekonomi yang aman, nyaman, dan bermartabat agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing Manokwari.

‎Dalam arahannya, ia menyoroti dua hal utama yang harus segera dibenahi, yakni kebersihan dan keamanan pasar.

‎Ia meminta dinas terkait untuk menyiapkan sarana kebersihan yang memadai serta memastikan pengelolaan pasar dilakukan secara profesional.

‎“Keamanan pasar harus dijaga bersama. Tidak boleh ada intimidasi, ancaman, maupun praktik-praktik yang merugikan para pedagang,” tambahnya.

‎Apel gabungan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum bagi para ASN untuk memberikan dukungan langsung kepada pedagang lokal dengan berbelanja di Pasar Sentral Sanggeng.

‎“Saya berharap seluruh ASN dapat meluangkan waktu untuk berbelanja di Pasar Sentral Sanggeng sebagai bentuk dukungan nyata kepada mama-mama dan para pedagang. Kita harus menghormati dan menghargai mereka yang telah berkomitmen berjualan di tempat yang disiapkan pemerintah,” tutup Hermus. (JP13).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *