JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Tim sepak bola Persipegaf Pegunungan Arfak terus mematangkan persiapan menjelang tampil pada ajang Piala Presiden Liga 4 musim 2025/2026 yang akan digelar di Yogyakarta.
Manajer Persipegaf, Jarinus Mandacan, memastikan seluruh pemain dan official kini fokus menjalani persiapan intensif sebelum bertolak ke Yogyakarta pada 20 Mei 2026 mendatang.
Menurut Jarinus, berdasarkan hasil drawing yang dilakukan pada 13 Mei 2026 lalu, Persipegaf dipastikan akan bertanding di Stadion Bantul, Yogyakarta.
Ia mengatakan, manajemen dan tim pelatih telah menyiapkan skuad sejak jauh hari agar mampu bersaing dengan tim-tim lain pada putaran nasional Liga 4 tersebut.
“Persiapan tim sudah dilakukan dari jauh hari. Pemain terus latihan dan kami rencana berangkat tanggal 20 Mei. Pemain yang dibawa sekitar 25 orang, sementara official dan tim pelatih total keseluruhan sekitar 30 orang,” ujarnya.
Jarinus menjelaskan, selain mematangkan kesiapan fisik dan strategi permainan, manajemen juga sedang menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi sebelum keberangkatan tim ke Yogyakarta.
Ia berharap dukungan penuh dari masyarakat Pegunungan Arfak maupun Papua Barat dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain saat berlaga di tingkat nasional.
Menurutnya, dukungan masyarakat sangat penting untuk membangkitkan semangat pemain membawa nama daerah di kancah sepak bola nasional.
Pada musim sebelumnya, langkah Persipegaf harus terhenti di babak 32 besar. Pengalaman tersebut menjadi evaluasi penting bagi manajemen untuk tampil lebih maksimal pada musim ini.
Karena itu, Persipegaf menargetkan pencapaian lebih baik dengan menembus babak 16 besar bahkan hingga 8 besar.
“Kalau tahun lalu kita gagal di 32 besar, kali ini harapan kami bisa masuk 16 besar sampai 8 besar. Pemain dan official juga sudah siap untuk itu,” katanya.
Terkait dukungan anggaran, Jarinus menyebut Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak menjadi pihak yang telah memastikan dukungan terhadap kebutuhan tim selama mengikuti kompetisi.
Selain itu, terdapat pula rencana bantuan dari Bank Papua serta sejumlah pihak ketiga lainnya, meski hingga kini masih menunggu kepastian lebih lanjut.
Ia berharap seluruh dukungan tersebut dapat membantu kelancaran persiapan maupun kebutuhan operasional tim selama berada di Yogyakarta.
Jarinus juga berharap perjalanan Persipegaf pada Liga 4 musim ini dapat berjalan lancar tanpa kendala nonteknis seperti yang pernah dialami dalam kompetisi sebelumnya.
Menurutnya, sepak bola nasional harus semakin profesional agar seluruh tim bisa bertanding secara fair dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kami berharap hal-hal nonteknis yang terjadi sebelumnya tidak terulang lagi, supaya suasana sepak bola Indonesia bisa lebih baik,” tutupnya.(JP13).
