JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan program pendidikan gratis dan layanan kesehatan gratis harus direalisasikan pada tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan saat penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada 58 OPD Kabupaten Manokwari, Selasa (14/4/2026).
Menurut Hermus, pada tahun sebelumnya program tersebut belum berjalan maksimal karena pemerintah masih fokus pada konsolidasi pemerintahan dan pembangunan, termasuk penyusunan visi misi dan pembenahan birokrasi.
“Namun tahun ini tidak ada alasan lagi. Pendidikan gratis dan layanan kesehatan gratis harus kita berikan kepada seluruh masyarakat,” tegasnya.
Ia meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kesehatan untuk memprioritaskan anggaran pada sektor pendidikan dan kesehatan, serta tidak mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat.
“Saya minta anggaran pendidikan dan kesehatan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk hal-hal yang hanya memenuhi kebutuhan di kantor,” ujarnya.
Hermus juga mengingatkan pentingnya menjaga citra pemerintah daerah di tengah sorotan publik.
Ia menegaskan agar seluruh jajaran menghentikan praktik-praktik yang tidak benar dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Kita sudah melalui proses panjang, jangan sampai dalam pelaksanaan pemerintahan kita kembali mendapat tekanan dari masyarakat. Mari kita layani masyarakat dengan baik,” katanya.
Ia berharap seluruh organisasi perangkat daerah dapat bekerja maksimal untuk memastikan program prioritas tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Manokwari.
“Ini saatnya kita buktikan bahwa pemerintah hadir untuk rakyat,” pungkasnya.(JP13).
