Maret 2, 2026
Dirlantas Polda Papua Barat Polresta Manokwari Satlantas Polresta Manokwari

Operasi Keselamatan Mansinam Berakhir, Polresta Manokwari Catat Pelanggaran Didominasi Pelajar

0-0x0-0-0#

JEJAKPAPUA.COM.MANOKWARI – Satuan Lalu Lintas Polresta Manokwari resmi mengakhiri pelaksanaan Operasi Keselamatan Mansinam yang berlangsung selama 14 hari.

‎Kasat Lantas Polresta Manokwari, Iptu Nurfah, mengatakan operasi tersebut difokuskan pada upaya pencegahan dan cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri.

‎“Operasi Keselamatan Mansinam ini kita laksanakan selama 14 hari untuk menciptakan kondisi yang aman dalam menyambut Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Nurfah.

‎Selama operasi, pihaknya lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif, seperti penyebaran brosur, leaflet, dan stiker keselamatan sebanyak 206 lembar.

‎Selain itu, edukasi keselamatan berlalu lintas juga digencarkan melalui media sosial, media elektronik, hingga turun langsung ke sekolah-sekolah.

‎“Kita juga masuk ke beberapa sekolah besar, terutama SMA dengan jumlah siswa cukup banyak. Edukasi terus kita galakkan agar kesadaran tertib berlalu lintas meningkat,” jelasnya.

‎Sosialisasi juga dilakukan melalui pemasangan spanduk dan publikasi di media cetak maupun media daring.

‎Berdasarkan data Satlantas, pelanggaran selama operasi didominasi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar.

‎“Ada sekitar 183 pelanggaran tidak menggunakan helm. Total kendaraan roda dua yang terjaring sebanyak 272 dengan berbagai jenis pelanggaran,” ungkap Nurfah.

‎Sementara itu, untuk kendaraan roda empat tercatat sekitar 20 pengemudi tidak menggunakan sabuk pengaman. Namun, pelanggaran tersebut lebih banyak diberikan teguran dibandingkan tilang.

‎Selama pelaksanaan operasi, tercatat delapan kasus kecelakaan lalu lintas, dengan korban luka berat dan luka ringan serta meninggal dunia.

‎Barang bukti kendaraan yang diamankan berjumlah 14 unit, yang sebagian besar didominasi pengendara usia pelajar.

‎“Data yang kami punya, rata-rata pelanggar dan yang terlibat kecelakaan adalah usia pelajar,” katanya.

‎Meski demikian, Nurfah menyebut terjadi penurunan angka kecelakaan dibandingkan Operasi Lilin akhir tahun 2025 lalu, yang saat itu mengalami peningkatan cukup signifikan.

‎“Alhamdulillah, dibandingkan akhir tahun kemarin, pada Operasi Keselamatan ini terjadi penurunan,” ujarnya.

‎Menjelang Ramadan hingga Idul Fitri, Satlantas Polresta Manokwari juga mengantisipasi potensi kegiatan sahur on the road yang rawan disalahgunakan untuk aksi balap liar.

‎“Kami minta bantuan orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya. Jangan sampai kegiatan sahur on the road dimanfaatkan untuk balap liar atau kumpul-kumpul yang berpotensi mengganggu ketertiban,” tegas Nurfah.

‎Pihaknya akan membentuk tim gabungan bersama fungsi Sabhara, Intel, dan satuan lainnya untuk melakukan patroli rutin, terutama di titik rawan seperti kawasan Kampung Makassar.

‎“Kita akan lakukan patroli rutin selama sahur dan puasa untuk mengantisipasi balap liar,” katanya.

‎Ia pun mengimbau masyarakat agar meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

‎“Tujuan kita satu, agar masyarakat selamat dan bisa merayakan Idul Fitri dengan aman, kembali fitrah dalam suasana yang tertib dan kondusif,” pungkasnya. (JP13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *