JEJAKPAPUA.COM.MANOKWRI – Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda Papua Barat Kombes Pol Hari S. Sembiring turun langsung menemui mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo yang mengungsi di Gereja GIDI Jemaat Misia, Jalan Asrama Jayapura, Amban, Kabupaten Manokwari, Senin (5/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sekaligus untuk memberikan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada para mahasiswa yang saat ini tinggal sementara di lokasi pengungsian.
Bersama personel Dit Binmas Polda Papua Barat, Kombes Pol Hari S. Sembiring mengatakan bantuan sembako tersebut diberikan untuk membantu mahasiswa yang terpaksa mengungsi dari asrama.
“Ini bentuk respon cepat dari kami untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan,” Ujarnya.
Ia menyerahkan sejumlah bantuan sembako, di antaranya beras, telur, mi instan dan kebutuhan lainnya.
Kehadiran jajaran Dit Binmas Polda Papua Barat mendapat sambutan baik dari para mahasiswa. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa juga menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi, terutama terkait tempat tinggal.

Para mahasiswa mengaku terpaksa meninggalkan rumah kontrakan mereka di kawasan belakang Kantor Lurah Amban karena tunggakan pembayaran sewa yang disebut telah mencapai 15 bulan dan belum diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Yahukimo.
Kondisi tersebut membuat mahasiswa akhirnya mencari tempat tinggal sementara dan memilih mengungsi di Gereja GIDI Jemaat Misia, Jalan Asrama Jayapura, Amban, Manokwari.
Menanggapi keluhan tersebut, Dir Binmas Polda Papua Barat menyatakan akan memperhatikan kondisi para mahasiswa.
Apabila dalam waktu mendatang belum ada tanggapan maupun kejelasan dari Pemerintah Kabupaten Yahukimo terkait tempat tinggal, pihaknya akan kembali melakukan kegiatan sosial untuk membantu para mahasiswa.
“Untuk sementara waktu kami dari Dit Binmas Polda Papua Barat akan terus hadir untuk membantu mahasiswa dari Kabupaten Yahukimo, hingga Pemerintah Yahukimo turun tangan,” tambahnya.
Kegiatan pemberian bantuan sosial tersebut berlangsung dengan aman, lancar dan penuh kekeluargaan.
Bantuan diharapkan dapat meringankan kebutuhan mahasiswa selama berada di tempat pengungsian sembari menunggu adanya penyelesaian terkait persoalan tempat tinggal mereka.
“Harapan kami bantuan ini bisa bermanfaat bagi mahasiswa Kabupaten Yahukimo untuk beberapa waktu kedepan,”Pungkasnya.
